{"id":38705,"date":"2025-10-05T00:07:23","date_gmt":"2025-10-04T17:07:23","guid":{"rendered":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/?p=38705"},"modified":"2025-10-05T00:07:23","modified_gmt":"2025-10-04T17:07:23","slug":"dprd-sumut-imbau-warga-bijak-bermedia-sosial-jaga-persaudaraan-aceh-sumut-tetap-harmonis","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/2025\/10\/05\/dprd-sumut-imbau-warga-bijak-bermedia-sosial-jaga-persaudaraan-aceh-sumut-tetap-harmonis\/","title":{"rendered":"DPRD Sumut Imbau Warga Bijak Bermedia Sosial, Jaga Persaudaraan Aceh\u2013Sumut Tetap Harmonis"},"content":{"rendered":"<p dir=\"ltr\"><strong>MEDAN<\/strong> \u2013 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Utara mengimbau seluruh masyarakat, khususnya pengguna media sosial, agar tidak mudah terpancing oleh isu-isu yang berpotensi merusak hubungan baik antara masyarakat Aceh dan Sumatera Utara.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Seruan ini disampaikan oleh salah satu anggota DPRD Sumut menyusul munculnya berbagai unggahan di media sosial yang menyinggung hubungan antardaerah tersebut dan dikhawatirkan menimbulkan kesalahpahaman.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Menurutnya, Aceh dan Sumatera Utara memiliki hubungan sejarah, budaya, dan sosial yang sangat erat. Kedua daerah ini telah lama hidup berdampingan dengan nilai-nilai persaudaraan dan saling menghormati. Karena itu, ia meminta masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">\u201cKami berharap masyarakat, terutama pengguna media sosial, tidak menyebarkan berita atau komentar yang justru memperkeruh suasana. Hubungan Aceh dan Sumut sangat baik, dan jangan sampai dirusak oleh narasi yang menyesatkan,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Ia juga menegaskan bahwa pemerintah daerah di kedua provinsi terus membangun komunikasi dan kerja sama di berbagai bidang, mulai dari ekonomi, pendidikan, hingga kebudayaan. Hubungan harmonis tersebut menjadi modal penting dalam mendorong kemajuan kawasan barat Indonesia.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">DPRD Sumut mengingatkan bahwa media sosial seharusnya menjadi sarana memperkuat silaturahmi dan menyebarkan informasi positif, bukan alat untuk menebar kebencian atau memperuncing perbedaan.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">\u201cMari kita gunakan media sosial secara bijak. Saring sebelum sharing, dan pastikan setiap informasi yang diterima telah terverifikasi. Jangan biarkan oknum-oknum tertentu memanfaatkan dunia maya untuk mengadu domba masyarakat,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Selain itu, pihaknya mengajak seluruh tokoh masyarakat, ulama, akademisi, serta generasi muda dari kedua daerah untuk terus mempererat jalinan kerja sama, memperkuat rasa persaudaraan, dan menjaga kondusivitas sosial.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">\u201cAceh dan Sumut adalah dua saudara yang tidak bisa dipisahkan. Kita harus saling mendukung dan bergandengan tangan demi kemajuan bersama,\u201d pungkasnya.(**)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>MEDAN \u2013 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Utara mengimbau seluruh <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/2025\/10\/05\/dprd-sumut-imbau-warga-bijak-bermedia-sosial-jaga-persaudaraan-aceh-sumut-tetap-harmonis\/\" title=\"DPRD Sumut Imbau Warga Bijak Bermedia Sosial, Jaga Persaudaraan Aceh\u2013Sumut Tetap Harmonis\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":38706,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[31,2911],"tags":[11718,11716,11715,11717,11719],"newstopic":[],"class_list":{"0":"post-38705","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-nasional","8":"category-news","9":"tag-dewan-perwakilan-rakyat-daerah","10":"tag-pengguna-media-sosial","11":"tag-sumatera-utara","12":"tag-terpancing","13":"tag-terpancing-oleh-isu-isu"},"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/38705","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=38705"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/38705\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":38707,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/38705\/revisions\/38707"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/38706"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=38705"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=38705"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=38705"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=38705"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}