{"id":38502,"date":"2025-10-01T03:51:13","date_gmt":"2025-09-30T20:51:13","guid":{"rendered":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/?p=38502"},"modified":"2025-10-01T03:51:13","modified_gmt":"2025-09-30T20:51:13","slug":"kapolda-aceh-pastikan-rasa-aman-dan-nyaman-bagi-investor","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/2025\/10\/01\/kapolda-aceh-pastikan-rasa-aman-dan-nyaman-bagi-investor\/","title":{"rendered":"Kapolda Aceh Pastikan Rasa Aman dan Nyaman Bagi Investor"},"content":{"rendered":"<p dir=\"ltr\"><strong>Banda Aceh \u2013<\/strong> Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Aceh, Irjen Pol Marzuki Ali Basyah, menegaskan komitmennya menjamin keamanan sekaligus kenyamanan bagi para investor yang ingin menanamkan modal di Aceh.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Hal itu ia sampaikan dalam Kuliah Umum bertajuk Harmoni Keamanan dan Ketertiban serta Penegakan Hukum di Gedung Dayan Dawod Universitas Syiah Kuala (USK), Banda Aceh, Selasa (30\/9\/2025). Acara yang berlangsung pukul 08.30\u201311.00 WIB itu dihadiri ratusan mahasiswa serta civitas akademika.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Menurut Irjen Marzuki, Aceh saat ini tercatat sebagai provinsi paling aman di Sumatera berdasarkan sejumlah data kredibel, seperti Indeks Demokrasi dan Keamanan Sosial (IDSD) 2025 dari BRIN serta skor keamanan dari Goodstats.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Namun, ia menekankan bahwa predikat aman belum cukup.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">\u201cHarus dilengkapi dengan nyaman. Jadi aman dan nyaman. Ini penting untuk membangun ekonomi Aceh agar investor masuk,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Kapolda Marzuki menyebut ada empat elemen penting dalam membangun situasi ideal tersebut, yaitu:<\/p>\n<p dir=\"ltr\">1. Security \u2013 keamanan fisik dan psikis,<\/p>\n<p dir=\"ltr\">2. Safety \u2013 terlindung dari berbagai bahaya,<\/p>\n<p dir=\"ltr\">3. Surety \u2013 bebas dari rasa khawatir,<\/p>\n<p dir=\"ltr\">4. Peace \u2013 suasana damai dan tenang.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Ia menilai Aceh memiliki kekayaan melimpah, mulai dari sumber daya alam, hutan, hingga pariwisata. Namun masih menghadapi tantangan kemiskinan dan tingginya angka pengangguran. Karena itu, dibutuhkan kerja sama semua pihak.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">\u201cPolda Aceh bertekad berkontribusi aktif menciptakan Aceh yang aman dan nyaman,\u201d katanya.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Untuk mendukung hal tersebut, Polda Aceh mengusung konsep \u201cPolda Aceh Meutuah, Menuju Aceh Meusyuhu\u201d, yakni perpaduan tugas kepolisian dengan kearifan lokal agar aparat dan masyarakat dapat saling bahu-membahu membangun daerah.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Rektor USK, Prof. Dr. Marwan, yang bertindak sebagai moderator, mengapresiasi materi yang disampaikan Kapolda.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">\u201cKita sama-sama membangun Aceh. Penyampaian dari Kapolda sangat bagus,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Sementara itu, Direktur Program Pascasarjana USK, Prof. Dr. Hizir Sofyan, menilai kuliah umum tersebut dikemas dengan sangat baik.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">\u201cBukan hanya substansinya, tetapi juga penyajiannya lengkap dengan videotron, video, foto, grafik, dan teks. Persiapannya sangat matang,\u201d ujarnya kepada akademisi Dr. Nurlis Effendi.(**)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Banda Aceh \u2013 Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Aceh, Irjen Pol Marzuki Ali <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/2025\/10\/01\/kapolda-aceh-pastikan-rasa-aman-dan-nyaman-bagi-investor\/\" title=\"Kapolda Aceh Pastikan Rasa Aman dan Nyaman Bagi Investor\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":38503,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[55],"tags":[11619],"newstopic":[],"class_list":{"0":"post-38502","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-polda-aceh","8":"tag-kapolda-aceh-pastikan-rasa-aman-dan-nyaman-bagi-investor"},"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/38502","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=38502"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/38502\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":38504,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/38502\/revisions\/38504"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/38503"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=38502"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=38502"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=38502"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=38502"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}