{"id":3846,"date":"2024-01-31T16:00:08","date_gmt":"2024-01-31T09:00:08","guid":{"rendered":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/?p=3846"},"modified":"2024-01-31T16:00:08","modified_gmt":"2024-01-31T09:00:08","slug":"fenomena-begal-di-banda-aceh-jara-mintak-pihak-polda-aceh-ambil-langkah-tegas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/2024\/01\/31\/fenomena-begal-di-banda-aceh-jara-mintak-pihak-polda-aceh-ambil-langkah-tegas\/","title":{"rendered":"Fenomena Begal Di Banda Aceh, JARA Mintak Pihak Polda Aceh Ambil Langkah Tegas"},"content":{"rendered":"<p dir=\"ltr\"><strong>Dailymailindonesia.com, BANDA ACEH &#8211;<\/strong> Komplotan begal semakin meresahkan masyarakat di Kota Banda Aceh, &amp; Kabupaten Aceh Besar. Jaringan Aspirasi Rakyat Aceh Melalui Juru Bicara Rizki Maulizar Memintak Pihak Kapolda Aceh untuk menyikat atau membasmi para komplotan begal.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Pasalnya, komplotan begal tersebut sangat meresahkan masyarakat di Banda Aceh Dan Aceh Besar. Aksi begal ini sudah cukup meresahkan masyarakat dan menimbulkan gangguan Aktivitas masyarakat,\u201d katanya. Rizki Maulizar Kepada Wartawan Selasa {30\/1\/2024}<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Ini merupakan salah satu wabah atau penyakit baru, jika dibiarkan akan parah, artinya ini harus diselesaikan secapatnya, dan pelaku dihukum setimpal atas perbuatannya.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">\u201cKejadian seperti ini tak boleh dibiarkan berlarut-larut, karena ini sangat berpengaruh terhadap Aktivitas Masyarakat Dan Mahasiswa Yang sedang menempuh pendidikan di Banda Aceh dan Aceh Besar. ujarnya<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Aksi komplotan begal selama ini sudah banyak menelan korban. Bahkan pada tanggal 16\/1\/2024 sampai warga Aceh Besar sampai mengalami kritis sehingga harus dilarikan ke rumah sakit.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Oleh Karena untuk segera memberikan efek jera terhadap para komplotan begal yang berkeliaran membawa senjata tajam saat bereaksi di daerah-daerah rawan di Banda Aceh Dan Aceh besar<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Saya\u00a0 juga mengajak kepada seluruh masyarakat Banda Aceh Dan Aceh Besar, agar lebih berhati-hati dalam berlalu lintas, karna kejahatan terjadi bukan hanya karena ada niat pelaku akan tetapi juga karena ada kesempatan, demikian pungkas Rizki Maulizar Juru Bicara Jaringan Aspirasi Rakyat Aceh.{**}<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dailymailindonesia.com, BANDA ACEH &#8211; Komplotan begal semakin meresahkan masyarakat di Kota Banda <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/2024\/01\/31\/fenomena-begal-di-banda-aceh-jara-mintak-pihak-polda-aceh-ambil-langkah-tegas\/\" title=\"Fenomena Begal Di Banda Aceh, JARA Mintak Pihak Polda Aceh Ambil Langkah Tegas\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":3847,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[2],"tags":[871,872],"newstopic":[83],"class_list":{"0":"post-3846","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-berita","8":"tag-fenomena-begal-di-banda-aceh","9":"tag-jara-mintak-pihak-polda-aceh-ambil-langkah-tegas","10":"newstopic-berita"},"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3846","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3846"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3846\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3848,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3846\/revisions\/3848"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3847"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3846"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3846"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3846"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=3846"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}