{"id":37794,"date":"2025-09-20T20:35:10","date_gmt":"2025-09-20T13:35:10","guid":{"rendered":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/?p=37794"},"modified":"2025-09-20T20:35:10","modified_gmt":"2025-09-20T13:35:10","slug":"illiza-kekuatan-perempuan-ada-pada-solidaritas-dan-kolaborasi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/2025\/09\/20\/illiza-kekuatan-perempuan-ada-pada-solidaritas-dan-kolaborasi\/","title":{"rendered":"Illiza: Kekuatan Perempuan Ada pada Solidaritas dan Kolaborasi"},"content":{"rendered":"<p dir=\"ltr\"><strong>Banda Aceh \u2013<\/strong> Mantan Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa\u2019aduddin Djamal, menegaskan bahwa kekuatan utama kaum perempuan terletak pada solidaritas, kebersamaan, dan kemampuan untuk saling mendukung. Hal itu disampaikannya dalam sebuah kesempatan berbicara tentang peran penting perempuan dalam pembangunan daerah.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Illiza menekankan bahwa perempuan bukan hanya memiliki peran domestik, tetapi juga memiliki kontribusi besar dalam menciptakan perubahan sosial, ekonomi, hingga politik. \u201cSaya percaya, bahwa kekuatan utama kaum perempuan adalah dengan saling mendukung, bersatu, dan beriringan untuk menciptakan perubahan yang signifikan,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Menurut Illiza, selama ini perempuan kerap dipandang sebelah mata dalam urusan kepemimpinan dan pengambilan keputusan. Padahal, banyak bukti bahwa perempuan mampu tampil sebagai agen perubahan yang membawa dampak nyata di tengah masyarakat.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Ia mencontohkan keberhasilan sejumlah program yang melibatkan perempuan dalam pengembangan UMKM, pendidikan anak, hingga gerakan sosial kemasyarakatan.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">\u201cPerempuan adalah motor penggerak. Ketika mereka bersatu, dampaknya luar biasa. Perubahan itu bisa dimulai dari lingkungan keluarga, komunitas, hingga skala kota,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Illiza juga menyinggung tentang pentingnya kolaborasi lintas sektor. Menurutnya, pembangunan di Banda Aceh akan lebih kuat bila melibatkan semua elemen, termasuk perempuan.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Ia mengajak kaum perempuan untuk terus meningkatkan kapasitas diri, saling menguatkan, serta membangun jejaring yang produktif.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">\u201cBanda Aceh harus menjadi kota kolaborasi, tempat di mana semua pihak, baik laki-laki maupun perempuan, bisa bersatu untuk melahirkan ide-ide dan terobosan demi kemajuan bersama,\u201d katanya.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Pernyataan Illiza ini sejalan dengan semangat #BandaAcehKotaKolaborasi yang tengah digaungkan untuk membangun kota secara partisipatif. Kaum perempuan, menurutnya, memiliki potensi besar untuk ikut mengisi ruang-ruang kepemimpinan, berbisnis, berkarya, dan menebar manfaat bagi masyarakat luas.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Dengan semangat kebersamaan dan saling mendukung, Illiza yakin kaum perempuan Banda Aceh akan menjadi bagian penting dalam mendorong perubahan signifikan di berbagai sektor kehidupan.(**)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Banda Aceh \u2013 Mantan Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa\u2019aduddin Djamal, menegaskan <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/2025\/09\/20\/illiza-kekuatan-perempuan-ada-pada-solidaritas-dan-kolaborasi\/\" title=\"Illiza: Kekuatan Perempuan Ada pada Solidaritas dan Kolaborasi\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":37795,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[2945],"tags":[11334],"newstopic":[],"class_list":{"0":"post-37794","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-pemko-banda-aceh","8":"tag-illiza-kekuatan-perempuan-ada-pada-solidaritas-dan-kolaborasi"},"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/37794","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=37794"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/37794\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":37796,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/37794\/revisions\/37796"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/37795"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=37794"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=37794"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=37794"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=37794"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}