{"id":37758,"date":"2025-09-18T17:35:35","date_gmt":"2025-09-18T10:35:35","guid":{"rendered":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/?p=37758"},"modified":"2025-09-20T10:40:00","modified_gmt":"2025-09-20T03:40:00","slug":"aiyub-bukhari-serap-aspirasi-warga-kuta-alam-ekonomi-jadi-keluhan-utama","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/2025\/09\/18\/aiyub-bukhari-serap-aspirasi-warga-kuta-alam-ekonomi-jadi-keluhan-utama\/","title":{"rendered":"Aiyub Bukhari Serap Aspirasi Warga Kuta Alam, Ekonomi Jadi Keluhan Utama"},"content":{"rendered":"<p dir=\"ltr\"><strong>Banda Aceh \u2013<\/strong> Warga Kecamatan Kuta Alam menyampaikan sejumlah persoalan hidup mereka kepada Wakil Ketua Komisi I DPRK Banda Aceh, Aiyub Bukhari S.Pd, dalam kegiatan reses yang berlangsung di Hotel Langkawi, Banda Aceh, Kamis (18\/9\/2025).<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Dalam pertemuan itu, mayoritas warga\u2014terutama kaum ibu\u2014mengeluhkan kondisi ekonomi keluarga yang semakin sulit. Mereka berharap melalui reses ini, aspirasi bisa diperjuangkan agar mendapat solusi dari pemerintah.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">\u201cIntinya, ibu-ibu menyampaikan kesulitan ekonomi. Mereka yang paling merasakan beban kebutuhan rumah tangga sehari-hari yang sering kali tidak tercukupi,\u201d ujar Aiyub Bukhari, politisi Partai Demokrat tersebut.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Menanggapi keluhan warga, Aiyub menyatakan akan mendorong pemerintah kota untuk memperbanyak program pelatihan, pemberdayaan, dan kegiatan yang bisa mengembangkan potensi masyarakat, khususnya kaum ibu. Selama ini, ia juga rutin memfasilitasi berbagai pelatihan seperti menjahit maupun program pemberdayaan UMKM agar warga memiliki keterampilan dan tambahan penghasilan.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Selain masalah ekonomi, Aiyub juga menyosialisasikan program beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) dari Kemendikbudristek bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Beasiswa ini diberikan untuk siswa SD, SMP, SMA hingga SMTI.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Sejak 2015, Aiyub dipercaya Teuku Rifki Harysa (TRH) sebagai koordinator wilayah Kuta Alam untuk program tersebut. Ribuan anak di kecamatan itu sudah terbantu mengakses beasiswa. Tahun ini, program itu kembali dilanjutkan.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">\u201cJika ada warga yang ingin mengajukan beasiswa dan memenuhi syarat, silakan menghubungi pihak TRH, khususnya di Kecamatan Kuta Alam melalui saya,\u201d pungkas Aiyub.(**)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Banda Aceh \u2013 Warga Kecamatan Kuta Alam menyampaikan sejumlah persoalan hidup mereka <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/2025\/09\/18\/aiyub-bukhari-serap-aspirasi-warga-kuta-alam-ekonomi-jadi-keluhan-utama\/\" title=\"Aiyub Bukhari Serap Aspirasi Warga Kuta Alam, Ekonomi Jadi Keluhan Utama\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":37759,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[63],"tags":[11320,11321],"newstopic":[],"class_list":{"0":"post-37758","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-parlementaria","8":"tag-aiyub-bukhari-serap-aspirasi-warga-kuta-alam","9":"tag-ekonomi-jadi-keluhan-utama"},"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/37758","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=37758"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/37758\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":37760,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/37758\/revisions\/37760"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/37759"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=37758"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=37758"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=37758"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=37758"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}