{"id":37755,"date":"2025-09-18T17:44:02","date_gmt":"2025-09-18T10:44:02","guid":{"rendered":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/?p=37755"},"modified":"2025-09-20T09:51:20","modified_gmt":"2025-09-20T02:51:20","slug":"farid-nyak-umar-majelis-taklim-benteng-sosial-masyarakat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/2025\/09\/18\/farid-nyak-umar-majelis-taklim-benteng-sosial-masyarakat\/","title":{"rendered":"Farid Nyak Umar: Majelis Taklim Benteng Sosial Masyarakat"},"content":{"rendered":"<p dir=\"ltr\"><strong>BANDA ACEH \u2013<\/strong> Ketua Komisi IV DPRK Banda Aceh, Farid Nyak Umar, ST, menyebut majelis taklim sebagai benteng sosial yang berperan penting dalam menjaga ketahanan keluarga dan moral masyarakat.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Hal itu disampaikan Farid dalam Reses III Masa Persidangan I Tahun 2025\/2026 bersama ibu-ibu majelis taklim se-Kecamatan Kuta Alam di Aula Bapelkes Aceh, Banda Aceh, Kamis (18\/9\/2025).<\/p>\n<p dir=\"ltr\">\u201cHari ini kita kembali melakukan reses yang dihadiri perwakilan dari majelis taklim se-Kuta Alam, dengan jumlah peserta mencapai dua ratusan orang,\u201d ujar Farid usai mendengarkan aspirasi masyarakat.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Menurutnya, majelis taklim tidak hanya berfungsi sebagai wadah pengajian, tetapi juga pusat pembinaan keluarga, edukasi moral, serta advokasi nilai-nilai syariat Islam.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">\u201cMajelis taklim bukan hanya tempat belajar, tapi juga tempat lahirnya solusi. Mari kita jadikan keluarga sebagai benteng utama peradaban,\u201d tegas Ketua DPD PKS Banda Aceh itu.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Farid menekankan, di tengah derasnya arus digitalisasi dan tantangan sosial, majelis taklim harus hadir sebagai ruang pembinaan dan penguatan peran keluarga. Ia mengajak para ibu memperkuat komunikasi rumah tangga, memahami perkembangan anak, dan memberikan pendidikan agama sejak dini untuk menangkal pengaruh negatif media sosial dan gaya hidup bebas.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">\u201cMajelis taklim adalah benteng sosial yang menjaga keluarga dari pengaruh negatif zaman. Di sinilah ibu-ibu belajar, berbagi, dan membina anak-anak agar menjadi generasi muda yang membanggakan di masa depan,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Selain itu, ia berharap majelis taklim dapat berperan dalam menangkal penyimpangan seksual dan gaya hidup bebas, serta membantu mencegah peningkatan kasus HIV\/AIDS melalui edukasi berbasis agama.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Kegiatan reses tersebut turut dirangkai dengan ceramah Maulid Nabi Muhammad SAW yang disampaikan Ustadz Daiyadi Reza Setiawan, MA, dengan mengupas perjuangan Rasulullah dan nilai-nilai dakwah yang relevan dengan kehidupan saat ini.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">\u201cMudah-mudahan aspirasi masyarakat yang kami terima hari ini dapat kami teruskan kepada pemerintah kota untuk ditindaklanjuti menjadi program kerja nyata,\u201d pungkas Farid.(**)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH \u2013 Ketua Komisi IV DPRK Banda Aceh, Farid Nyak Umar, <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/2025\/09\/18\/farid-nyak-umar-majelis-taklim-benteng-sosial-masyarakat\/\" title=\"Farid Nyak Umar: Majelis Taklim Benteng Sosial Masyarakat\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":37756,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[63],"tags":[11319],"newstopic":[],"class_list":{"0":"post-37755","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-parlementaria","8":"tag-farid-nyak-umar-majelis-taklim-benteng-sosial-masyarakat"},"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/37755","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=37755"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/37755\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":37757,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/37755\/revisions\/37757"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/37756"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=37755"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=37755"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=37755"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=37755"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}