{"id":36652,"date":"2025-09-05T20:10:50","date_gmt":"2025-09-05T13:10:50","guid":{"rendered":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/?p=36652"},"modified":"2025-09-05T20:13:13","modified_gmt":"2025-09-05T13:13:13","slug":"kadisdik-aceh-bantah-tpg-9-bulan-tak-dibayar-itu-salah-total","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/2025\/09\/05\/kadisdik-aceh-bantah-tpg-9-bulan-tak-dibayar-itu-salah-total\/","title":{"rendered":"Kadisdik Aceh Bantah TPG 9 Bulan Tak Dibayar: \u201cItu Salah Total!\u201d"},"content":{"rendered":"<p dir=\"ltr\"><strong>MEULABOH<\/strong> \u2013 Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Aceh, Marthunis ST, DEA membantah keras tudingan Koalisi Barisan Guru Bersatu (KoBar-GB) Aceh Barat yang menyebutkan Tunjangan Profesi Guru (TPG) tidak dibayarkan selama sembilan bulan.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">\u201cItu salah total dan menyesatkan publik,\u201d tegas Marthunis kepada Serambinews.com, Jumat (5\/9\/2025).<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Ia menjelaskan, sejak diberlakukannya sistem baru tahun ini, pembayaran TPG bukan lagi kewenangan Pemerintah Aceh, melainkan langsung ditransfer oleh pemerintah pusat melalui kementerian terkait. Pemerintah Aceh hanya berperan dalam memfasilitasi data, yang saat ini sudah memasuki tahap kedua.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">\u201cPernyataan bahwa TPG tidak dibayar sembilan bulan itu tidak benar. Dana TPG ditransfer langsung pemerintah pusat. Pemerintah Aceh hanya memfasilitasi data,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Marthunis menambahkan, yang benar mengalami keterlambatan pembayaran adalah insentif guru, bukan TPG. Insentif itu memang bersumber dari APBA. Hingga kini, insentif baru dibayarkan untuk Januari dan Februari 2025, sedangkan tujuh bulan berikutnya masih menunggu pengesahan APBA Perubahan 2025, sesuai aturan baru dari Permendagri.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">\u201cInsentif guru belum dibayar tujuh bulan, bukan sembilan. Itu karena rekening penyaluran harus diubah sesuai aturan baru, dan menunggu anggaran perubahan,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Menurut Marthunis, informasi penundaan insentif sudah disampaikan secara resmi melalui surat dan email ke seluruh kepala sekolah dan Kacabdin sejak Mei 2025. Karena itu, ia menyayangkan pernyataan Ketua KoBar-GB Aceh Barat, Ferryzal Umar, yang juga seorang kepala sekolah.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">\u201cKetua KoBar-GB itu juga kepala sekolah, jadi aneh kalau mengaku tidak tahu. Surat pemberitahuan sudah kami kirim sejak Mei,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Marthunis menilai, informasi tidak akurat yang beredar di publik dapat memicu keresahan guru. Ia menegaskan, Dinas Pendidikan Aceh selalu transparan dalam pengelolaan anggaran pendidikan, termasuk terkait TPG dan insentif guru.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Sebelumnya, KoBar-GB Aceh Barat menuding TPG belum dicairkan sejak Januari hingga September 2025. Mereka menyebut keterlambatan itu sebagai bentuk pembiaran yang mencederai profesionalisme guru.(**)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>MEULABOH \u2013 Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Aceh, Marthunis ST, DEA membantah keras <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/2025\/09\/05\/kadisdik-aceh-bantah-tpg-9-bulan-tak-dibayar-itu-salah-total\/\" title=\"Kadisdik Aceh Bantah TPG 9 Bulan Tak Dibayar: \u201cItu Salah Total!\u201d\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":36653,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[3740],"tags":[10962],"newstopic":[],"class_list":{"0":"post-36652","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-pendidikan","8":"tag-kadisdik-aceh-bantah-tpg-9-bulan-tak-dibayar-itu-salah-total"},"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/36652","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=36652"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/36652\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":36654,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/36652\/revisions\/36654"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/36653"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=36652"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=36652"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=36652"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=36652"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}