{"id":34827,"date":"2025-08-06T15:04:17","date_gmt":"2025-08-06T08:04:17","guid":{"rendered":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/?p=34827"},"modified":"2025-08-06T15:07:05","modified_gmt":"2025-08-06T08:07:05","slug":"hadiri-hari-purbakala-sekda-aceh-besar-momentum-edukasi-sejarah-dan-pelestarian-budaya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/2025\/08\/06\/hadiri-hari-purbakala-sekda-aceh-besar-momentum-edukasi-sejarah-dan-pelestarian-budaya\/","title":{"rendered":"Hadiri Hari Purbakala, Sekda Aceh Besar: Momentum Edukasi Sejarah dan Pelestarian Budaya"},"content":{"rendered":"<p dir=\"ltr\"><strong>ACEH BESAR \u2013<\/strong> Pemerintah Kabupaten Aceh Besar bersama masyarakat dan pelajar Kota Jantho memperingati Hari Purbakala di Museum Meuseuraya Aceh Besar, Selasa (5\/8\/2025). Kegiatan yang digelar Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh ini menghadirkan Pameran Artefak dan Pemutaran Film Sejarah.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Besar, Bahrul Jamil, S.Sos., M.Si., dalam sambutannya mengatakan bahwa pemanfaatan Museum Meuseuraya sebagai lokasi kegiatan merupakan bentuk nyata dukungan terhadap permuseuman, sekaligus memperkuat peran museum sebagai pusat edukasi sejarah dan pelestarian budaya.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">\u201cPeringatan Hari Purbakala ini bukan sekadar perayaan, melainkan bentuk penghormatan terhadap warisan sejarah dan budaya yang sangat berharga. Ini adalah momentum untuk mengenang perjuangan dan peninggalan yang masih tersisa hingga kini, serta memperkenalkannya kepada generasi muda Aceh,\u201d ujar Bahrul Jamil.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Ia menegaskan bahwa sejarah adalah fondasi masa depan. Setiap artefak, dokumen, dan jejak peninggalan masa lalu merupakan cermin perjalanan panjang bangsa dalam membentuk identitas dan karakter.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">\u201cPurbakala bukan hanya benda tua, tetapi saksi bisu nilai-nilai keyakinan, pengetahuan, dan peradaban yang pernah tumbuh di tanah ini,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Bahrul mengajak pelajar, generasi muda, dan masyarakat Aceh Besar untuk memanfaatkan kegiatan ini sebagai ajang belajar, refleksi, dan menumbuhkan kecintaan terhadap sejarah lokal.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">\u201cKita berharap kegiatan ini menjadi titik awal upaya menjaga dan mengangkat kembali nilai-nilai sejarah dan budaya kita. Museum harus menjadi pusat pembelajaran dan penelitian yang menjadi referensi sejarah Aceh Besar,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Aceh Besar, Dr. Agus Jumaidi, M.Pd., mengatakan kegiatan ini bertujuan meningkatkan wawasan dan kecintaan generasi muda terhadap sejarah dan warisan budaya bangsa.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">\u201cKami mengimbau para kepala sekolah untuk mengajak siswa berkunjung dan menyaksikan pameran ini,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Sementara itu, Kabid Kebudayaan Disdikbud Aceh Besar, Cut Jarita Susanti, S.Pd., menambahkan pameran dan pemutaran film ini merupakan kerja sama Disbudpar Provinsi Aceh dengan Disdikbud Aceh Besar.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">\u201cMari kita ramaikan pameran dan pemutaran film di Museum Meuseuraya Aceh Besar, yang berlangsung 5\u20139 Agustus 2025 pukul 10.00\u201316.00 WIB,\u201d ajaknya.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Dengan peringatan Hari Purbakala ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya melestarikan sejarah dan budaya semakin tumbuh, serta menjadi warisan berharga bagi generasi mendatang.(**)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ACEH BESAR \u2013 Pemerintah Kabupaten Aceh Besar bersama masyarakat dan pelajar Kota <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/2025\/08\/06\/hadiri-hari-purbakala-sekda-aceh-besar-momentum-edukasi-sejarah-dan-pelestarian-budaya\/\" title=\"Hadiri Hari Purbakala, Sekda Aceh Besar: Momentum Edukasi Sejarah dan Pelestarian Budaya\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":34828,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[58],"tags":[10267,10268],"newstopic":[],"class_list":{"0":"post-34827","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-aceh-besar","8":"tag-hadiri-hari-purbakala","9":"tag-sekda-aceh-besar-momentum-edukasi-sejarah-dan-pelestarian-budaya"},"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/34827","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=34827"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/34827\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":34829,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/34827\/revisions\/34829"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/34828"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=34827"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=34827"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=34827"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=34827"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}