{"id":33562,"date":"2025-07-10T09:41:03","date_gmt":"2025-07-10T02:41:03","guid":{"rendered":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/?p=33562"},"modified":"2025-07-10T09:41:59","modified_gmt":"2025-07-10T02:41:59","slug":"sinergi-untuk-mutu-dayah-kadis-dayah-aceh-tekankan-akreditasi-dan-pemberdayaan-santri","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/2025\/07\/10\/sinergi-untuk-mutu-dayah-kadis-dayah-aceh-tekankan-akreditasi-dan-pemberdayaan-santri\/","title":{"rendered":"Sinergi untuk Mutu Dayah: Kadis Dayah Aceh Tekankan Akreditasi dan Pemberdayaan Santri"},"content":{"rendered":"<p><strong>Sigli<\/strong> \u2013 Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh, Dr. Munawar A Djalil, MA, tampil sebagai narasumber dalam Rapat Koordinasi Bersama Pimpinan Dayah dalam Kabupaten Pidie Tahun 2025, yang berlangsung di Kota Sigli, Kabupaten Pidie, pada Rabu (9\/7\/2025).<\/p>\n<p>Mengusung tema \u201cSosialisasi Manajemen dan Peningkatan Akreditasi Dayah\u201d, kegiatan ini menghadirkan para pimpinan dayah dari seluruh wilayah Kabupaten Pidie sebagai peserta. Tujuannya adalah untuk memperkuat pemahaman dan sinergi dalam meningkatkan mutu pengelolaan dan akreditasi lembaga pendidikan dayah di Aceh.<\/p>\n<p>Dalam pemaparannya, Dr. Munawar A Djalil menegaskan bahwa sistem manajemen yang baik merupakan fondasi utama dalam membangun dayah yang unggul dan berkualitas. Ia juga menekankan bahwa akreditasi harus menjadi budaya mutu, bukan sekadar persyaratan administratif.<\/p>\n<p>\u201cPeningkatan mutu dayah harus dimulai dari manajemen yang profesional dan terukur. Akreditasi adalah indikator dari komitmen kita terhadap mutu, transparansi, dan kepercayaan publik,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-33565\" src=\"https:\/\/dailymailindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Screenshot_2025_0710_093751.jpg\" alt=\"\" width=\"439\" height=\"315\" \/><\/p>\n<p>Lebih lanjut, Kadis Pendidikan Dayah Aceh juga mengajak para pimpinan dayah untuk bersama-sama mendorong pengembangan ekonomi dayah melalui program life skill bagi santri. Ia menilai bahwa pemberdayaan santri dalam bidang keterampilan akan memberikan dampak jangka panjang terhadap kemandirian dayah.<\/p>\n<p>Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum penting dalam menyamakan visi dan langkah strategis untuk kemajuan dayah di Aceh, khususnya di Kabupaten Pidie.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sigli \u2013 Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh, Dr. Munawar A Djalil, MA, <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/2025\/07\/10\/sinergi-untuk-mutu-dayah-kadis-dayah-aceh-tekankan-akreditasi-dan-pemberdayaan-santri\/\" title=\"Sinergi untuk Mutu Dayah: Kadis Dayah Aceh Tekankan Akreditasi dan Pemberdayaan Santri\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":33563,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[3740],"tags":[9795],"newstopic":[],"class_list":{"0":"post-33562","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-pendidikan","8":"tag-sinergi-untuk-mutu-dayah-kadis-dayah-aceh-tekankan-akreditasi-dan-pemberdayaan-santri"},"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/33562","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=33562"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/33562\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":33566,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/33562\/revisions\/33566"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/33563"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=33562"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=33562"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=33562"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=33562"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}