{"id":33413,"date":"2025-07-07T13:02:21","date_gmt":"2025-07-07T06:02:21","guid":{"rendered":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/?p=33413"},"modified":"2025-07-07T13:02:21","modified_gmt":"2025-07-07T06:02:21","slug":"kapolres-lhokseumawe-evaluasi-kecelakaan-lalu-lintas-tekankan-tindakan-preventif-dan-edukasi-ke-masyarakat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/2025\/07\/07\/kapolres-lhokseumawe-evaluasi-kecelakaan-lalu-lintas-tekankan-tindakan-preventif-dan-edukasi-ke-masyarakat\/","title":{"rendered":"Kapolres Lhokseumawe Evaluasi Kecelakaan Lalu Lintas, Tekankan Tindakan Preventif dan Edukasi ke Masyarakat"},"content":{"rendered":"<p><strong>Lhokseumawe<\/strong> \u2013 Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr. Ahzan, S.H., S.I.K., M.S.M., M.H memimpin rapat evaluasi kinerja yang berlangsung di Aula Tribrata Polres Lhokseumawe, Senin pagi (7\/7\/2025). Dalam rapat tersebut, Kapolres secara khusus menyoroti isu kecelakaan lalu lintas yang belakangan ini terjadi di wilayah hukum Polres Lhokseumawe.<\/p>\n<p>Dalam evaluasinya, Kapolres menyampaikan bahwa salah satu faktor penyumbang tingginya angka kecelakaan adalah masih rendahnya ketertiban pengendara di jalan raya. Ia menegaskan bahwa tugas polisi mengingatkan dan memberi imbauan secara humanis kepada para pengguna jalan.<\/p>\n<p>\u201cKetertiban pengendara masih kurang, dan itu harus menjadi perhatian kita. Polisi harus mengingatkan, memberi teguran, dan himbauan dan itu sudah bagian dari tindakan. Jangan dibiarkan,\u201d ujar AKBP Dr. Ahzan.<\/p>\n<p>Ia juga menyoroti masih tingginya pelanggaran lampu merah yang terjadi di sejumlah persimpangan. Menurutnya, kehadiran polisi di titik-titik rawan pelanggaran harus benar-benar berdampak.<\/p>\n<p>\u201cMasih banyak pelanggar lampu merah. Kesadaran masyarakat harus ditingkatkan. Polisi yang berdiri di persimpangan harus berbuat, sampaikan teguran dan imbauan secara aktif,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>Selain perilaku pengendara, Kapolres juga mengidentifikasi faktor lain penyebab kecelakaan, seperti kondisi jalan yang rusak dan minimnya penerangan di beberapa titik rawan. Ia memerintahkan jajaran untuk melakukan pendataan terhadap lokasi-lokasi tersebut agar dapat segera dikoordinasikan dengan instansi terkait guna perbaikan.<\/p>\n<p>\u201cPenerangan jalan yang tidak memadai, apalagi di lokasi yang jalannya rusak, turut menjadi penyebab laka lantas. Ini akan kita data dan koordinasikan untuk diperbaiki,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p>Tak hanya itu, Kapolres juga menekankan peran aktif Polsek dalam pengaturan lalu lintas di wilayah masing-masing. Ia meminta agar para personel benar-benar hadir di tengah masyarakat dan melakukan langkah-langkah nyata untuk menekan angka kecelakaan.<\/p>\n<p>\u201cPersonel Polsek harus lebih berbuat. Hadir di lapangan, kuatkan pengaturan lalu lintas, terutama pada jam-jam rawan,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p>Kapolres turut menyoroti tingginya angka kecelakaan di kalangan mahasiswa dan generasi muda. Oleh karena itu, ia mendorong peningkatan sosialisasi dan edukasi tertib berlalu lintas kepada pelajar dan mahasiswa.<\/p>\n<p>\u201cMahasiswa termasuk kelompok usia yang cukup banyak menjadi korban kecelakaan. Sosialisasi kepada mereka harus ditingkatkan. Berikan edukasi secara langsung agar mereka paham pentingnya keselamatan berkendara,\u201d pungkas Kapolres.(**)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Lhokseumawe \u2013 Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr. Ahzan, S.H., S.I.K., M.S.M., M.H memimpin <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/2025\/07\/07\/kapolres-lhokseumawe-evaluasi-kecelakaan-lalu-lintas-tekankan-tindakan-preventif-dan-edukasi-ke-masyarakat\/\" title=\"Kapolres Lhokseumawe Evaluasi Kecelakaan Lalu Lintas, Tekankan Tindakan Preventif dan Edukasi ke Masyarakat\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":33414,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[2509],"tags":[9742,9743],"newstopic":[],"class_list":{"0":"post-33413","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-polres-lhokseumawe","8":"tag-kapolres-lhokseumawe-evaluasi-kecelakaan-lalu-lintas","9":"tag-tekankan-tindakan-preventif-dan-edukasi-ke-masyarakat"},"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/33413","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=33413"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/33413\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":33415,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/33413\/revisions\/33415"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/33414"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=33413"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=33413"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=33413"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=33413"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}