{"id":33339,"date":"2025-07-04T15:09:10","date_gmt":"2025-07-04T08:09:10","guid":{"rendered":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/?p=33339"},"modified":"2025-07-04T15:09:10","modified_gmt":"2025-07-04T08:09:10","slug":"google-indonesia-gandeng-wali-kota-sabang-dukung-transformasi-pendidikan-digital-di-ujung-barat-nusantara","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/2025\/07\/04\/google-indonesia-gandeng-wali-kota-sabang-dukung-transformasi-pendidikan-digital-di-ujung-barat-nusantara\/","title":{"rendered":"Google Indonesia Gandeng Wali Kota Sabang: Dukung Transformasi Pendidikan Digital di Ujung Barat Nusantara"},"content":{"rendered":"<p dir=\"ltr\"><strong>JAKARTA<\/strong> \u2014 Dalam langkah strategis menuju digitalisasi pendidikan, Wali Kota Sabang Zulkifli H. Adam bersama Tim Khusus Pemerintah Kota Sabang melakukan kunjungan resmi ke kantor Google Indonesia di lantai 45, Jakarta. Kunjungan ini disambut hangat oleh jajaran pimpinan Google Indonesia, termasuk Krystyanto, yang menyatakan komitmen kuat perusahaan untuk mendukung transformasi pendidikan di Sabang.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Dalam pertemuan tersebut, Google Indonesia menyampaikan dukungannya melalui penyediaan perangkat Chromebook untuk sekolah-sekolah di Sabang, serta pelatihan digital bagi guru dan pelajar. Langkah ini diharapkan mampu menjadi fondasi kuat bagi integrasi teknologi dalam dunia pendidikan, khususnya di wilayah kepulauan seperti Sabang.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">\u201cKami melihat Sabang sebagai pionir digitalisasi pendidikan di wilayah barat Indonesia. Google Indonesia siap mendampingi Sabang agar menjadi kota pertama di Aceh yang menerapkan transformasi pendidikan berbasis teknologi secara menyeluruh,\u201d ujar Krystyanto dengan optimisme.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Wali Kota Sabang, Zulkifli H. Adam, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kepercayaan dan dukungan yang diberikan. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Sabang terbuka terhadap kolaborasi global yang memberikan dampak konkret, terutama bagi generasi muda.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">\u201cIni adalah peluang emas yang akan kami tindak lanjuti segera. Kami akan membentuk tim koordinasi teknis agar program ini bisa diimplementasikan secara cepat dan efektif. Terima kasih kepada Google Indonesia atas kepercayaannya kepada Sabang,\u201d tegas Zulkifli.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Pertemuan ini juga menjadi titik awal penjajakan kerja sama lanjutan untuk membangun ekosistem pendidikan digital dari hulu ke hilir\u2014mulai dari infrastruktur, pelatihan SDM, hingga integrasi teknologi dalam kurikulum pembelajaran.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Google Indonesia menilai letak geografis Sabang sebagai titik nol kilometer Indonesia memiliki makna simbolis yang kuat\u2014sebagai gerbang awal digitalisasi pendidikan nasional dari barat ke timur.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Dengan semangat kolaborasi dan visi jangka panjang, Sabang bersiap menjadi role model kota digital di Provinsi Aceh, membuktikan bahwa daerah kepulauan pun mampu mengambil bagian dalam lompatan besar menuju Indonesia Emas 2045.(**)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA \u2014 Dalam langkah strategis menuju digitalisasi pendidikan, Wali Kota Sabang Zulkifli <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/2025\/07\/04\/google-indonesia-gandeng-wali-kota-sabang-dukung-transformasi-pendidikan-digital-di-ujung-barat-nusantara\/\" title=\"Google Indonesia Gandeng Wali Kota Sabang: Dukung Transformasi Pendidikan Digital di Ujung Barat Nusantara\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":33340,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[59],"tags":[9705],"newstopic":[],"class_list":{"0":"post-33339","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-sabang","8":"tag-google-indonesia-gandeng-wali-kota-sabang-dukung-transformasi-pendidikan-digital-di-ujung-barat-nusantara"},"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/33339","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=33339"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/33339\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":33341,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/33339\/revisions\/33341"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/33340"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=33339"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=33339"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=33339"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=33339"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}