{"id":33325,"date":"2025-07-01T20:28:03","date_gmt":"2025-07-01T13:28:03","guid":{"rendered":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/?p=33325"},"modified":"2025-07-03T23:31:31","modified_gmt":"2025-07-03T16:31:31","slug":"dpra-kecam-dugaan-pencabulan-oleh-oknum-guru-smk-di-bener-meriah-lindungi-anak-anak-kita","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/2025\/07\/01\/dpra-kecam-dugaan-pencabulan-oleh-oknum-guru-smk-di-bener-meriah-lindungi-anak-anak-kita\/","title":{"rendered":"DPRA Kecam Dugaan Pencabulan oleh Oknum Guru SMK di Bener Meriah: \u201cLindungi Anak-Anak Kita!\u201d"},"content":{"rendered":"<p><strong>Banda Aceh \u2014<\/strong> Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) dari Komisi VII, Sutarmi, mengecam keras kasus dugaan pencabulan terhadap anak di bawah umur yang melibatkan seorang oknum guru di Kabupaten Bener Meriah.<\/p>\n<p>Ia menyebut tindakan tersebut sebagai kejahatan berat yang mencederai dunia pendidikan dan mengancam masa depan generasi muda Aceh.<\/p>\n<p>\u201cDinas terkait harus memastikan tidak ada lagi kejadian-kejadian seperti ini, apalagi pelakunya adalah guru yang seharusnya menjadi panutan moral bagi siswa,\u201d ujar Sutarmi usai menghadiri upacara Hari Bhayangkara di Mapolres Bener Meriah, Selasa (1\/7\/2025).<\/p>\n<p>Dalam pernyataannya, Sutarmi mendorong pemerintah dan dinas pendidikan untuk meningkatkan pengawasan serta memperkuat pembinaan karakter bagi para tenaga pendidik, termasuk di lingkungan sekolah umum maupun lembaga pendidikan berbasis agama.<\/p>\n<p>\u201cPemerintah dan dinas terkait harus rutin melakukan sosialisasi nilai-nilai moral kepada para guru, baik di sekolah maupun di dayah dan pesantren,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>Sebagai bagian dari langkah konkret, Komisi VII DPRA berencana mengagendakan kunjungan langsung ke sekolah-sekolah dan pesantren untuk memastikan terciptanya lingkungan belajar yang aman dan bebas dari kekerasan seksual.<\/p>\n<p>\u201cKita tidak ingin ada pelaku yang bersembunyi di balik lembaga pendidikan. Itu tidak bisa ditoleransi,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p>Ia juga menekankan pentingnya langkah pencegahan yang sistematis agar kasus serupa tidak terus terulang. Selain itu, Sutarmi menyerukan keterlibatan aktif para orang tua dalam mengawasi dan menjaga anak-anak mereka dari potensi pelecehan.<\/p>\n<p>\u201cSaya mengimbau seluruh orang tua agar lebih waspada terhadap pergaulan anak-anak mereka. Mari kita jaga masa depan anak-anak kita bersama,\u201d ujarnya penuh keprihatinan.<\/p>\n<p>Kasus ini mencuat setelah seorang guru di SMK Negeri 1 Bener Meriah berinisial Z (52) diduga mencabuli seorang anak laki-laki berusia 13 tahun. Z ditangkap bersama dua pelaku lainnya, yakni S (19) dari Bener Meriah dan seorang pria lainnya dari Aceh Tengah, setelah orang tua korban melaporkan kasus ini ke Polres Bener Meriah pada 30 Juni 2025.<\/p>\n<p>Menurut penyelidikan awal, para pelaku membujuk korban dengan iming-iming uang. Korban kemudian diajak ke sebuah homestay milik Z di wilayah Kecamatan Bukit, di mana aksi bejat itu diduga terjadi. Korban sempat diberi uang Rp5.000, namun uang tersebut kemudian diambil kembali oleh pelaku.<\/p>\n<p>Kasat Reskrim Polres Bener Meriah, AKP Supriadi, membenarkan bahwa ketiga pelaku kini telah diamankan dan masih menjalani proses penyelidikan di Mapolres Bener Meriah.(**)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Banda Aceh \u2014 Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) dari Komisi VII, <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/2025\/07\/01\/dpra-kecam-dugaan-pencabulan-oleh-oknum-guru-smk-di-bener-meriah-lindungi-anak-anak-kita\/\" title=\"DPRA Kecam Dugaan Pencabulan oleh Oknum Guru SMK di Bener Meriah: \u201cLindungi Anak-Anak Kita!\u201d\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":33326,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[63],"tags":[9700],"newstopic":[],"class_list":{"0":"post-33325","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-parlementaria","8":"tag-dpra-kecam-dugaan-pencabulan-oleh-oknum-guru-smk-di-bener-meriah-lindungi-anak-anak-kita"},"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/33325","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=33325"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/33325\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":33327,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/33325\/revisions\/33327"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/33326"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=33325"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=33325"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=33325"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=33325"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}