{"id":32097,"date":"2025-06-11T08:21:54","date_gmt":"2025-06-11T01:21:54","guid":{"rendered":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/?p=32097"},"modified":"2025-06-11T08:22:59","modified_gmt":"2025-06-11T01:22:59","slug":"muslim-ayub-sistem-haji-2025-kacau-desak-reformasi-total-layanan-haji","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/2025\/06\/11\/muslim-ayub-sistem-haji-2025-kacau-desak-reformasi-total-layanan-haji\/","title":{"rendered":"Muslim Ayub: Sistem Haji 2025 Kacau, Desak Reformasi Total Layanan Haji"},"content":{"rendered":"<p><strong>Banda Aceh \u2013<\/strong> Anggota Tim Pengawas Haji (Timwas) DPR RI, Muslim Ayub, menyampaikan kritik keras terhadap pelaksanaan ibadah haji tahun 2025 yang dinilainya penuh dengan berbagai persoalan mendasar. Berdasarkan pengamatannya langsung di lapangan, ia menilai penyelenggaraan haji tahun ini lebih buruk dibanding tahun-tahun sebelumnya.<\/p>\n<p>\u201cPelaksanaannya tidak baik, bahkan lebih buruk dibanding tahun-tahun sebelumnya. Masalah transportasi dan fasilitas, termasuk tenda, semuanya bermasalah,\u201d ujar Muslim Ayub kepada Waspada Aceh, Selasa (10\/6\/2025).<\/p>\n<p>Politisi Partai NasDem asal Aceh Tenggara itu menyoroti sistem syarikah\u2014yakni lembaga penyedia layanan yang ditugaskan untuk menghindari monopoli layanan haji\u2014sebagai salah satu penyebab utama kekacauan. Namun, menurutnya, sistem tersebut tidak berjalan efektif.<\/p>\n<p>\u201cSyarikah bertanggung jawab atas penginapan dan fasilitas di Mina, Muzdalifah, dan Arafah. Tapi hasilnya sangat mengecewakan. Untuk jamaah asal Aceh misalnya, syarikah Al Rifadah yang bertugas, namun pelayanannya sangat kacau,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>Tenda Tak Layak dan Transportasi Amburadul<\/p>\n<p>Muslim menggambarkan kondisi tenda yang sangat memprihatinkan. Jamaah laki-laki dan perempuan terpaksa bercampur, tidur tanpa bantal, dan dalam kondisi berdesakan hingga kepala tertindih kaki jamaah lain.<\/p>\n<p>Ia juga mencontohkan buruknya sistem transportasi. Salah satunya saat jamaah asal Aceh harus terlantar karena kendaraan tidak tersedia sesuai kebutuhan.<\/p>\n<p>\u201cJamaah berangkat jam 9 pagi, tapi mobil yang datang hanya 2-3 unit dari seharusnya 8. Akibatnya, kendaraan harus bolak-balik. Saat tiba di Arafah, tenda mereka sudah ditempati jamaah lain. Dari Arafah ke Mina, kondisinya lebih parah lagi,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p>Desak Revisi UU Haji dan Pembentukan Pansus DPR<\/p>\n<p>Melihat banyaknya permasalahan, Muslim mendesak pemerintah untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh dengan merevisi Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah.<\/p>\n<p>\u201cKita butuh Panitia Khusus (Pansus) di DPR agar bisa membongkar secara menyeluruh di mana letak kebobrokan sistem haji kita,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Ia juga mengusulkan agar pelaksanaan haji tahun 2026 dilakukan oleh Badan Pengelola Haji yang dibentuk langsung oleh Presiden, sebagai langkah reformasi menyeluruh dari sistem yang ada saat ini.<\/p>\n<p>Menurutnya, durasi pelaksanaan haji yang mencapai 41 hari juga perlu dievaluasi karena dinilai terlalu panjang dan membebani jamaah.<\/p>\n<p>\u201cTidak perlu sampai 41 hari. Idealnya cukup 25 sampai 30 hari saja agar jamaah tidak kelelahan,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Layanan Katering dan Syarikah Tak Konsisten<\/p>\n<p>Muslim turut menyoroti kualitas makanan dan layanan antar syarikah yang tidak merata. Dari delapan syarikah yang bertugas, sebagian dinilai memberikan layanan baik, namun banyak yang mengecewakan.<\/p>\n<p>\u201cKementerian Agama perlu mengevaluasi ulang sistem tender dan penunjukan penyedia layanan,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>Kondisi Terkini: Aman, Tapi Masih Ada Keluhan<\/p>\n<p>Meski demikian, Muslim menyebut bahwa pelaksanaan rukun haji utama, seperti tawaf ifadah, telah selesai dilaksanakan dengan aman, dan para jamaah kini telah kembali ke hotel.<\/p>\n<p>Namun, keluhan terhadap konsumsi masih terus terdengar.<\/p>\n<p>\u201cAda yang makanannya layak, ada yang tidak. Harus ada perbaikan menyeluruh ke depan,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Ia juga mengonfirmasi bahwa sekitar 150 jamaah asal Aceh yang sempat terlantar kini telah mendapatkan penanganan. Meski begitu, insiden tersebut menurutnya menjadi pelajaran penting bahwa sistem haji Indonesia membutuhkan reformasi serius.(**)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Banda Aceh \u2013 Anggota Tim Pengawas Haji (Timwas) DPR RI, Muslim Ayub, <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/2025\/06\/11\/muslim-ayub-sistem-haji-2025-kacau-desak-reformasi-total-layanan-haji\/\" title=\"Muslim Ayub: Sistem Haji 2025 Kacau, Desak Reformasi Total Layanan Haji\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":32098,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[3987,2911],"tags":[9314,9315],"newstopic":[],"class_list":{"0":"post-32097","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-islam","8":"category-news","9":"tag-anggota-tim-pengawas-haji-timwas-dpr-ri","10":"tag-muslim-ayub-foto-ist"},"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/32097","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=32097"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/32097\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":32100,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/32097\/revisions\/32100"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/32098"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=32097"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=32097"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=32097"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=32097"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}