{"id":31693,"date":"2025-06-01T19:36:56","date_gmt":"2025-06-01T12:36:56","guid":{"rendered":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/?p=31693"},"modified":"2025-06-01T19:36:56","modified_gmt":"2025-06-01T12:36:56","slug":"polisi-amankan-pelaku-pungli-di-merduati-yang-dikendalikan-napi-di-lp-meulaboh","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/2025\/06\/01\/polisi-amankan-pelaku-pungli-di-merduati-yang-dikendalikan-napi-di-lp-meulaboh\/","title":{"rendered":"Polisi Amankan Pelaku Pungli di Merduati yang Dikendalikan Napi di LP Meulaboh"},"content":{"rendered":"<p><strong>Banda Aceh &#8211;<\/strong> Tim Rajawali yang dibentuk oleh Kapolsek Kutaraja mengamankan seorang pelaku yang melakukan pungutan liar (pungli) di kawasan Merduati, Banda Aceh, Sabtu, 31 Mei 2025 malam.<\/p>\n<p>Pelaku berinisial MN (39), yang merupakan warga setempat. Ia diketahui kerap mengutip &#8216;dana keamanan&#8217; dari para pedagang yang berjualan di kawasan tersebut.<\/p>\n<p>Menariknya, hal ini sudah berjalan selama dua tahun belakangan, yang mana dilakukan atas perintah dari seorang narapidana (napi) yang kini ditahan di Meulaboh, Aceh Barat.<\/p>\n<p>Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Joko Heri Purwono melalui Kapolsek Kutaraja, Iptu M Jabir mengungkapkan, tertangkapnya MN atas laporan dari masyarakat yang kian resah selama ini.<\/p>\n<p>Usai mendalami informasi tersebut, petugas pun kemudian langsung melakukan penindakan dengan mengamankan yang bersangkutan di wilayah yang dimaksud.<\/p>\n<p>&#8220;Saat diinterogasi, yang bersangkutan mengaku kalau hal ini dilakukan atas perintah dari rekannya yakni AG (50),&#8221; ujarnya, Minggu (1\/6\/2025).<\/p>\n<p>AG, sambung Jabir, seorang warga Banda Aceh yang saat ini ditahan di Lapas Meulaboh atas kasus narkotika. Ia juga seorang residivis, yang mana sebelumnya juga pernah ditahan.<\/p>\n<p>&#8220;Dia ini residivis, pernah tersandung kasus penganiayaan dan lainnya, dan sekarang ditahan di Lapas Meulaboh karena kasus narkotika,&#8221; ucap mantan Kasat Reskrim Polres Bener Meriah ini.<\/p>\n<p>Kepada polisi, MN juga mengaku bahwa setiap kutipan itu langsung disetorkan kepada AG via aplikasi e-money. Jumlahnya bervariasi, mulai dari Rp 85 ribu hingga Rp 400 ribu.<\/p>\n<p>&#8220;Jadi setelah MN menerima telepon WhatsApp dari AG, ia mengutip dari pedagang, hasilnya disetorkan ke AG via dana. Saat kita amankan setoran itu baru saja dilakukan dan menjadi bukti,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<p>Atas perbuatannya, MN tak ditahan dan hanya dilakukan pembinaan serta membuat surat pernyataan yang menyatakan tak akan lagi mengulangi hal yang sama ke depan.<\/p>\n<p>&#8220;Yang bersangkutan hanya kita bina, namun kasus ini juga masih dalam pendalaman lebih lanjut,&#8221; pungkas Iptu Jabir.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Banda Aceh &#8211; Tim Rajawali yang dibentuk oleh Kapolsek Kutaraja mengamankan seorang <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/2025\/06\/01\/polisi-amankan-pelaku-pungli-di-merduati-yang-dikendalikan-napi-di-lp-meulaboh\/\" title=\"Polisi Amankan Pelaku Pungli di Merduati yang Dikendalikan Napi di LP Meulaboh\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":31694,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[67],"tags":[9161],"newstopic":[],"class_list":{"0":"post-31693","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-polresta-banda-aceh","8":"tag-polisi-amankan-pelaku-pungli-di-merduati-yang-dikendalikan-napi-di-lp-meulaboh"},"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/31693","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=31693"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/31693\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":31695,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/31693\/revisions\/31695"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/31694"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=31693"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=31693"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=31693"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=31693"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}