{"id":29209,"date":"2025-04-20T17:32:57","date_gmt":"2025-04-20T10:32:57","guid":{"rendered":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/?p=29209"},"modified":"2025-04-20T17:32:57","modified_gmt":"2025-04-20T10:32:57","slug":"kpa-wilayah-tamiang-dukung-husnan-harun-pimpin-bappeda-aceh","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/2025\/04\/20\/kpa-wilayah-tamiang-dukung-husnan-harun-pimpin-bappeda-aceh\/","title":{"rendered":"KPA Wilayah Tamiang Dukung Husnan Harun Pimpin Bappeda Aceh"},"content":{"rendered":"<p><strong>Banda Aceh \u2013<\/strong> Ketua Komite Peralihan Aceh (KPA) Wilayah Tamiang, Ishak\u2014yang akrab disapa Kureng\u2014menyatakan dukungannya terhadap Dr. Husnan Harun, ST., M.P. sebagai figur yang layak memimpin Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Aceh.<\/p>\n<p>Menurut Kureng, Aceh membutuhkan sosok teknokrat yang mampu menjaga kesinambungan arah pembangunan dan menjawab tantangan kebijakan strategis di era baru.<\/p>\n<p>\u201cHusnan Harun adalah sosok yang tidak hanya paham teknis, tetapi juga mengerti dinamika Aceh secara menyeluruh. Rekam jejaknya dalam merumuskan kebijakan pembangunan berbasis data dan kebutuhan rakyat sangat dibutuhkan hari ini,\u201d ujar Kureng, Selasa (15\/4\/2025), saat ditemui di Aceh Tamiang.<\/p>\n<p>Dalam pandangan Kureng, posisi Kepala Bappeda bukan semata jabatan struktural, melainkan peran strategis yang menentukan masa depan pembangunan Aceh.<\/p>\n<p>Ia menegaskan pentingnya menjaga kesinambungan kebijakan yang telah dirancang sebelumnya, terutama pada sektor-sektor prioritas seperti pengelolaan sumber daya alam, ketahanan pangan, dan infrastruktur dasar.<\/p>\n<p>\u201cKita tidak bisa lagi berpikir jangka pendek. Perencanaan harus menyentuh akar persoalan dan menyiapkan solusi untuk masa depan. Sosok seperti Husnan Harun punya kapasitas untuk itu,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p>Kureng juga menyoroti pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, pusat, dan masyarakat sipil dalam merumuskan arah pembangunan.<\/p>\n<p>Menurutnya, Bappeda Aceh ke depan harus mampu menjadi ruang strategis untuk kolaborasi, bukan hanya birokrasi yang tertutup.<\/p>\n<p>\u201cKami di KPA Wilayah Tamiang mendukung penuh apabila sosok seperti Husnan Harun diberi amanah. Ini bukan soal individu, tapi kepentingan Aceh ke depan,\u201d ujarnya menegaskan.<\/p>\n<p>Husnan Harun selama ini dikenal sebagai akademisi dan praktisi yang aktif di bidang perencanaan pembangunan wilayah.<\/p>\n<p>Ia kerap menjadi rujukan dalam isu-isu strategis seperti tata ruang, pembangunan berkelanjutan, dan kebijakan publik berbasis riset.<\/p>\n<p>Dengan wacana pengangkatan ini, Kureng berharap Pemerintah Aceh mempertimbangkan figur dengan integritas, kapasitas, dan kepekaan terhadap realitas sosial.<\/p>\n<p>\u201cAceh butuh perencana yang bukan hanya bisa membaca angka, tapi juga memahami denyut nadi rakyat,\u201d pungkasnya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Banda Aceh \u2013 Ketua Komite Peralihan Aceh (KPA) Wilayah Tamiang, Ishak\u2014yang akrab <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/2025\/04\/20\/kpa-wilayah-tamiang-dukung-husnan-harun-pimpin-bappeda-aceh\/\" title=\"KPA Wilayah Tamiang Dukung Husnan Harun Pimpin Bappeda Aceh\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":29210,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[2],"tags":[8243],"newstopic":[],"class_list":{"0":"post-29209","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-berita","8":"tag-kpa-wilayah-tamiang-dukung-husnan-harun-pimpin-bappeda-aceh"},"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/29209","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=29209"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/29209\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":29211,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/29209\/revisions\/29211"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/29210"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=29209"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=29209"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=29209"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=29209"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}