{"id":2669,"date":"2024-01-06T22:06:22","date_gmt":"2024-01-06T15:06:22","guid":{"rendered":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/?p=2669"},"modified":"2024-01-06T22:08:06","modified_gmt":"2024-01-06T15:08:06","slug":"wartawan-di-aceh-selatan-mengalami-dugaan-penganiayaan-gegera-pemberitaan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/2024\/01\/06\/wartawan-di-aceh-selatan-mengalami-dugaan-penganiayaan-gegera-pemberitaan\/","title":{"rendered":"Wartawan di Aceh Selatan Mengalami Dugaan Penganiayaan Gegera Pemberitaan"},"content":{"rendered":"<p dir=\"ltr\"><strong>Dailymailindonesia.com, Aceh Selatan &#8211;<\/strong> Publik di Aceh Selatan digegerkan dengan informasi adanya dugaan penganiayaan terhadap wartawan media online yang dilakukan pada Jumat (5\/1\/2023) pada pukul 21.45 Wib.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Wartawan Media Online Krusial, Kausar (28) korban dugaan penganiayaan tersebut mengatakan bahwa peristiwa itu terjadi di Gampong Kotafajar tepatnya di depan Kantor Pegadaian Kotafajar, Kecamatan Kluet Utara, Aceh Selatan.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Ia menyebutkan bahwa pelaku adalah seorang pemuda berinisial AD merupakan perangkat Gampong Simpang Empat, Kecamatan Kluet Utara, Aceh Selatan.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Korban menduga penganiayaan itu terkait dengan pemberitaan di media Krusial.com dengan judul &#8220;Proyek \u201cSiluman\u201d Drainase di Kotafajar Amburadul&#8221; yang telah tayang pada Kamis (4\/24).<\/p>\n<p dir=\"ltr\">&#8220;Sebelumnya pelaku pernah beberapa kali menelpon saya dan mengirimkan pesan dengan nada ancaman, kejadian penganiayaan terhadap saya ada indikasi pemberitaan di media Krusial,&#8221; kata Kausar.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Menurut pengakuan korban, sekira pukul\u00a0 21.43 WIB, diduga pelaku dengan sengaja menabrakkan kendaraan motor roda duanya dari sisi belakang kendaraan korban yang sedang melaju pelan.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">&#8220;Saya mengendarai sepeda motor, kemudian saya tiba-tiba di tabrak oleh pelaku dari sisi belakang, kemudian pelaku juga mengantukkan kepala nya ke kening saya hingga kepala saya membengkak&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Sebelum korban di hubungi via telfon Whatsapp oleh pelaku untuk menjumpai nya, namun korban belum sempat menjumpai pelaku lantaran korban sedang ada kegiatan di tempat lain.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Menanggapi hal itu, Kausar didampingi Ketua PWI Aceh Selatan, Yunardi dan sekretaris PWI Aceh Selatan, Sudirman telah melakukan pelaporan di Polres Aceh Selatan dengan surat Laporan Polisi Nomor: LP\/B\/2\/I\/2024\/SKPT\/POLRES ACEH SELATAN.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Dukungan terhadap Kausar untuk pendampingan kasus tersebut juga bermunculan, berdasarkan percakapan dalam salah satu WhatsApp Grup, Taufik selaku tim hukum PWI Aceh Selatan berjanji akan mengawal kasus tersebut hingga tuntas.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">&#8220;InsyaAllah, saya selaku tim hukum PWI Aceh Selatan juga akan mengawal kasus ini. Semoga pelakunya segera ditangkap dan di proses sesuai aturan hukum berlaku,&#8221; ucapnya.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Dugaan penganiayaan terhadap wartawan di Aceh Selatan merupakan upaya untuk membungkam wartawan dalam melaksanakan tugas jurnalistiknya, jika terbukti maka aparat penegak hukum diminta memproses kasus ini hingga tuntas.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dailymailindonesia.com, Aceh Selatan &#8211; Publik di Aceh Selatan digegerkan dengan informasi adanya <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/2024\/01\/06\/wartawan-di-aceh-selatan-mengalami-dugaan-penganiayaan-gegera-pemberitaan\/\" title=\"Wartawan di Aceh Selatan Mengalami Dugaan Penganiayaan Gegera Pemberitaan\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2670,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":{"0":"post-2669","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-berita"},"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2669","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2669"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2669\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2671,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2669\/revisions\/2671"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2670"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2669"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2669"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2669"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=2669"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}