{"id":26583,"date":"2025-03-14T03:19:24","date_gmt":"2025-03-13T20:19:24","guid":{"rendered":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/?p=26583"},"modified":"2025-03-14T03:19:24","modified_gmt":"2025-03-13T20:19:24","slug":"ketua-pbn-aceh-isa-alima-pemerintah-harus-fokus-kesejahteraan-rakyat-aceh","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/2025\/03\/14\/ketua-pbn-aceh-isa-alima-pemerintah-harus-fokus-kesejahteraan-rakyat-aceh\/","title":{"rendered":"Ketua PBN Aceh, Isa Alima: Pemerintah Harus Fokus Kesejahteraan Rakyat Aceh"},"content":{"rendered":"<p><strong>Banda Aceh \u2013<\/strong> Ketua Patriot Bela Nusantara (PBN) Aceh, Drs. Isa Alima, menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi dan Kabupaten\/Kota se-Aceh harus lebih fokus pada kesejahteraan rakyat ketimbang terjebak dalam acara seremonial yang minim manfaat.<\/p>\n<p>Hal ini merupakan salah satu perwujudan dari visi misi pada saat kampanye dulu. Secara pasti visi misi yang nantinya dinyatakan dalam dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2025-2030 yang ditetapkan dalam qanun.<\/p>\n<p>Sehingga menjadi acuan kerangka kerja untuk 5 tahun yang akan datang. RPJMD merupakan suatu keharusan yang menyatukan dari visi dan misi selama kampanye.<\/p>\n<p>Kita berharap semua bahwa program dan kegiatan sektor publik benar-benar terwujud adanya. Dengan demikian kesejahteraan rakyat tercapai hingga adil dan makmur dirasakan oleh masyarakat.<\/p>\n<p>&#8220;Dalam situasi efisiensi anggaran seperti saat ini, seyogianya para pemangku kepentingan di seluruh Aceh fokus pada pemenuhan janji kampanye mereka.<\/p>\n<p>Jangan hanya terbuai dengan seremonial yang kurang bermakna,&#8221; ujar Isa Alima, yang juga Ketua DPD ASWIN Aceh.<\/p>\n<p>Isa menyoroti beberapa langkah konkret yang perlu segera diambil oleh pemerintah daerah, termasuk penertiban tambang ilegal agar bisa menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang sah.<\/p>\n<p>&#8220;Kalau tambang-tambang ilegal ini dibenahi, PAD bisa bertambah dan dana itu dapat dialokasikan untuk mendukung UMKM serta mempercepat program-program strategis seperti realisasi Anggaran Pendapan Belanja Aceh (APBA) agar roda perekonomian masyarakat bergerak dengan baik,&#8221; tambahnya.<\/p>\n<p>Selain itu, mantan Ketua Komisi C DPRK Pidie ini menekankan pentingnya penghematan anggaran serta penyisiran program yang tidak berpihak kepada rakyat.<\/p>\n<p>&#8220;Pemerintah harus lebih selektif dalam pengeluaran. Program yang tidak pro-rakyat sebaiknya dikaji ulang atau dihapus, sehingga anggaran bisa dieksekusi dengan maksimal,&#8221; tegasnya.<\/p>\n<p>Sebagai langkah awal, ia mendorong percepatan rasionalisasi anggaran di Kementerian Dalam Negeri (Depdagri) dan Kementerian Keuangan (Menkeu).<\/p>\n<p>&#8220;Kalau anggaran cepat dieksekusi, maka program pembangunan dan kesejahteraan rakyat juga bisa segera berjalan,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Isa Alima juga mengingatkan agar para kepala daerah yang baru saja menyelesaikan retreat di Lembah Tidar Magelang untuk segera membuktikan dan mewujudkna kinerja nyata mereka.<\/p>\n<p>&#8220;Rakyat sedang menanti karya dari para pemimpin yang baru pulang retreat di Lembah Tidar. Jangan kecewakan harapan mereka,&#8221; tutupnya.(*)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Banda Aceh \u2013 Ketua Patriot Bela Nusantara (PBN) Aceh, Drs. Isa Alima, <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/2025\/03\/14\/ketua-pbn-aceh-isa-alima-pemerintah-harus-fokus-kesejahteraan-rakyat-aceh\/\" title=\"Ketua PBN Aceh, Isa Alima: Pemerintah Harus Fokus Kesejahteraan Rakyat Aceh\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":26584,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[4506],"tags":[7361,7360],"newstopic":[],"class_list":{"0":"post-26583","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-artikel","8":"tag-isa-alima-pemerintah-harus-fokus-kesejahteraan-rakyat-aceh","9":"tag-ketua-pbn-aceh"},"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26583","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=26583"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26583\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":26585,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26583\/revisions\/26585"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/26584"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=26583"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=26583"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=26583"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=26583"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}