{"id":25025,"date":"2025-02-22T12:54:13","date_gmt":"2025-02-22T05:54:13","guid":{"rendered":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/?p=25025"},"modified":"2025-02-22T12:54:13","modified_gmt":"2025-02-22T05:54:13","slug":"statement-ketua-dpra-berpotensi-merusak-keharmonisan-gerindra-dan-pa-irsyadi-gerindra-syeh-syoh-ngon-haba-bagai","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/22\/statement-ketua-dpra-berpotensi-merusak-keharmonisan-gerindra-dan-pa-irsyadi-gerindra-syeh-syoh-ngon-haba-bagai\/","title":{"rendered":"Statement Ketua DPRA Berpotensi Merusak Keharmonisan Gerindra dan PA, Irsyadi Gerindra: Syeh Syoh Ngon Haba Bagai"},"content":{"rendered":"<p><strong>Jakarta<\/strong> &#8211;\u00a0 Pernyataan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Aceh yang menyeret Fadhlullah dan H. Teuku Irsyadi MD dari Partai Gerindra Aceh dinilai tidak pantas dan haba bangai.<\/p>\n<p>\u201cLembaga DPR Aceh tidak sepantasnya menjadi ajang menyerang pribadi, apalagi adu domba partai. Parlemen itu bukan untuk dibuat main-main,\u201d ujar Teuku Irsyadi, bendahara Gerindra Aceh, Sabtu (22\/2\/2025) saat dihubungi melalui selularnya di Jakarta.<\/p>\n<p>Sebagaimana diketahui, Ketua DPR Aceh Zulfadhli kembali menpersoalkan penugasan Plt Sekretaris Daerah Aceh kepada Alhudri.<\/p>\n<p>Bahkan, dengan nada tinggi, Zulfadli menyebut nama Fadhlullah dan Irsyadi sebagai dalang dibalik terbitnya surat perintah penugasan Alhudri sebagai Plt Sekretaris Daerah Aceh.<\/p>\n<p>\u201cSaya buka di sini, ini permainan Wakil Gubernur Fadhlullah Dek Fadh dan Bendahara Gerindra Aceh Irsyadi,\u201d tegas Zulfadli pada rapat paripurna DPR Aceh, Jumat (21\/2\/2025) malam, yang ikut disiarkan secara live melalui Youtube akun @drpaaceh.<\/p>\n<p>Di hadapan sidang paripurna, Zulfadli juga menuduh surat perintah pelaksana tugas Alhudri janggal, mulai dari lambang burung garuda hingga tidak ada paraf dari Badan Kepegawain Aceh (BKA).<\/p>\n<p>\u201cBerarti (SK) ini dipastikan bukan produk BKA,\u201d tegasnya penuh emosi.<\/p>\n<p>Zulfadhli bahkan terkesan menantang akan melawan siapapun yang berani memecat dirinya.<\/p>\n<p>\u201cSiapa yang berani pecat saya, akan saya lawan,\u201d tambahnya bahkan siap menurunkan Mualem \u2013 Dek Fadh jika tidak membangun hubungan harmonis dengan DPR Aceh.<\/p>\n<p>Teuku Irsyadi mengingatkan penyerangan terhadap Partai Gerindra tidak baik. Hal ini mengingat hubungan Gerindra bahkan Prabowo dengan Mualem dan Partai Aceh yang sudah cukup lama.<\/p>\n<p>Untuk itu, dia meminta Ketua DPR Aceh jangan asal bicara alias peugah haba bangai, tidak boleh emosi, jadilah pemimpin yang dewasa sehingga dapat menyampaikan pikiran secara komunikatif.<\/p>\n<p>\u201capa yang dibilang zulfadli Itu adalah Haba bangai. Dan, semua orang sudah tau dari pertanyaan sampai penapSudah diatur, bukan muncul tiba tiba\u201d tutup Irsyadi yang menyatakan akan mengusut tuntas persoalan penyerangan pribadi dan partai karena dilakukan di dalam forum terhormat DPR Aceh.(**)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta &#8211;\u00a0 Pernyataan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Aceh yang menyeret Fadhlullah <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/2025\/02\/22\/statement-ketua-dpra-berpotensi-merusak-keharmonisan-gerindra-dan-pa-irsyadi-gerindra-syeh-syoh-ngon-haba-bagai\/\" title=\"Statement Ketua DPRA Berpotensi Merusak Keharmonisan Gerindra dan PA, Irsyadi Gerindra: Syeh Syoh Ngon Haba Bagai\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":25026,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[2],"tags":[6876,6875],"newstopic":[],"class_list":{"0":"post-25025","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-berita","8":"tag-irsyadi-gerindra-syeh-syoh-ngon-haba-bagai","9":"tag-statement-ketua-dpra-berpotensi-merusak-keharmonisan-gerindra-dan-pa"},"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25025","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=25025"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25025\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":25027,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25025\/revisions\/25027"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/25026"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=25025"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=25025"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=25025"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=25025"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}