{"id":23318,"date":"2025-01-26T14:25:36","date_gmt":"2025-01-26T07:25:36","guid":{"rendered":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/?p=23318"},"modified":"2025-01-26T14:25:36","modified_gmt":"2025-01-26T07:25:36","slug":"babinsa-lam-ara-tunong-dampingi-petani-rawat-tanaman-cabai","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/2025\/01\/26\/babinsa-lam-ara-tunong-dampingi-petani-rawat-tanaman-cabai\/","title":{"rendered":"Babinsa Lam Ara Tunong Dampingi Petani Rawat Tanaman Cabai"},"content":{"rendered":"<p><strong>Aceh Besar \u2013<\/strong> Kehadiran TNI di tengah masyarakat tak hanya soal keamanan, tapi juga mendukung kesejahteraan rakyat. Hal ini terlihat dari aktivitas Babinsa Gampong Lam Ara Tunong, Kopda Iskandar, anggota Koramil 23\/Kuta Malaka, Kodim 0101\/Kota Banda Aceh yang dengan semangat membantu para petani merawat tanaman cabai di lahan pertanian warga, Minggu (26\/1\/2025).<\/p>\n<p>Di bawah terik matahari pagi, Kopda Iskandar bersama beberapa petani terlihat sibuk memeriksa kondisi tanaman cabai di sebuah lahan pertanian di Kecamatan Kuta Malaka, Kabupaten Aceh Besar. Mengenakan seragam dinas lapangan, Kopda Iskandar tak ragu terjun langsung ke tanah, memeriksa daun-daun yang mulai menguning, sekaligus memberikan masukan teknis kepada para petani.<\/p>\n<p>\u201cTanaman cabai ini sangat sensitif terhadap perubahan cuaca. Kalau tidak dirawat dengan baik, penyakit bisa mudah menyerang. Makanya, saya bersama petani rutin memantau agar cabai tetap tumbuh subur,\u201d ujar Kopda Iskandar sambil memeriksa batang tanaman.<\/p>\n<p>Kegiatan ini merupakan bagian dari tugas pendampingan yang dilakukan Babinsa untuk mendukung ketahanan pangan di wilayah binaannya. Kopda Iskandar mengungkapkan, keberhasilan pertanian di Lam Ara Tunong sangat penting, karena cabai merupakan salah satu komoditas andalan yang banyak dibutuhkan masyarakat.<\/p>\n<p>Kopda Iskandar juga tak segan berbagi pengetahuan tentang teknik perawatan tanaman yang diperolehnya dari pelatihan-pelatihan. Ia memberikan panduan tentang penggunaan pupuk organik dan cara mengendalikan hama secara alami. Hal ini diharapkan mampu meningkatkan hasil panen cabai sekaligus menjaga kualitas lingkungan.<\/p>\n<p>mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat. \u201cDengan kegiatan seperti ini, kami ingin menunjukkan bahwa TNI selalu ada bersama rakyat. Karena kebersamaan inilah yang menjadi kekuatan bangsa,\u201d tambah Kopda Iskandar.<\/p>\n<p>Tak hanya memberikan dampak positif bagi para petani, pendampingan ini juga Salah satu petani, Muhammad Yusuf, mengaku sangat terbantu dengan kehadiran Babinsa. \u201cPak Iskandar selalu hadir ketika kami membutuhkan. Mulai dari memberi saran tentang cara pemupukan, sampai membantu kami saat tanaman terserang hama. Kehadiran beliau memotivasi kami untuk lebih semangat bertani,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Kegiatan pendampingan seperti yang dilakukan di Lam Ara Tunong ini menjadi bukti nyata bagaimana Babinsa berperan aktif dalam mendukung ketahanan pangan di daerah. Harapannya, dengan upaya bersama, hasil panen cabai di Lam Ara Tunong dapat meningkat, dan kesejahteraan petani semakin terjamin.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Aceh Besar \u2013 Kehadiran TNI di tengah masyarakat tak hanya soal keamanan, <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/2025\/01\/26\/babinsa-lam-ara-tunong-dampingi-petani-rawat-tanaman-cabai\/\" title=\"Babinsa Lam Ara Tunong Dampingi Petani Rawat Tanaman Cabai\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":23319,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[1300],"tags":[6377],"newstopic":[],"class_list":{"0":"post-23318","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-kodim-0101","8":"tag-babinsa-lam-ara-tunong-dampingi-petani-rawat-tanaman-cabai"},"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23318","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=23318"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23318\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":23320,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23318\/revisions\/23320"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/23319"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=23318"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=23318"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=23318"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=23318"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}