{"id":21097,"date":"2024-12-13T11:43:01","date_gmt":"2024-12-13T04:43:01","guid":{"rendered":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/?p=21097"},"modified":"2024-12-13T11:43:01","modified_gmt":"2024-12-13T04:43:01","slug":"penyidik-polda-aceh-serahkan-tersangka-kasus-manipulasi-akun-facebook-pengancaman-pemerasan-ke-jaksa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/2024\/12\/13\/penyidik-polda-aceh-serahkan-tersangka-kasus-manipulasi-akun-facebook-pengancaman-pemerasan-ke-jaksa\/","title":{"rendered":"Penyidik Polda Aceh Serahkan Tersangka Kasus Manipulasi Akun Facebook, Pengancaman &#038; Pemerasan ke Jaksa"},"content":{"rendered":"<p><strong>Dailymailindonesia.com, Banda Aceh \u2014<\/strong> Penyidik Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Aceh menyerahkan tersangka Manipulasi Facebook, Pengancaman &amp; Pemerasan melalui WhatsApp, PF (22) ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Bireuen, Jumat, 13 Desember 2024. Penyerahan tersebut dilakukan setelah berkas perkaranya dinyatakan lengkap atau P-21.<\/p>\n<p>Selain tersangka, penyidik juga menyerahkan barang bukti berupa 1 unit handphone, yaitu merek Vivo Y95, Bukti Trasferan Uang, Buku Tabungan Bank BSI beserta ATM .<\/p>\n<p>&#8220;Berkas perkara tersangka telah dinyatakan lengkap atau P21, sehingga dilakukan tahap II, yaitu menyerahkan tersangka dan barang bukti kepada Jaksa Penuntut Umum atau JPU,&#8221; ujar Dirreskrimsus Polda Aceh Kombes Winardy, melalui Kasubdit Siber Kompol Ade Gita Rachmadi B, usai tahap II berlangsung.<\/p>\n<p>Ade Gita menjelaskan, tersangka PF (22) merupakan warga Desa Blang Poroh Kec.Jeunieb, Kab Bireuen melakukan Manipulasi Facebook , Pengancaman &amp; pemerasan melalui WhatsApp terhadap seorang wanita NZ (23) Warga Desa Kp.Alu Kecamatan Montasik, Kab Aceh Besar, Tersangka kemudian diamankan di wilayah Kab.Bireuen dan dilakukan proses Hukum .<\/p>\n<p>&#8220;Tersangka diduga telah melanggar Pasal 51 ayat 1 Jo Pasal 35 dan Pasal 45B Jo Pasal 29 dan Pasal 45 ayat 8 dan 10 Jo Pasal 27B ayat 1 huruf a dan Ayat 2 huruf a sesuai dengan Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), dengan ancaman pidana 12 tahun penjara,&#8221; pungkas Ade.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dailymailindonesia.com, Banda Aceh \u2014 Penyidik Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Aceh menyerahkan tersangka <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/2024\/12\/13\/penyidik-polda-aceh-serahkan-tersangka-kasus-manipulasi-akun-facebook-pengancaman-pemerasan-ke-jaksa\/\" title=\"Penyidik Polda Aceh Serahkan Tersangka Kasus Manipulasi Akun Facebook, Pengancaman &#038; Pemerasan ke Jaksa\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":21098,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[55],"tags":[5656,5655],"newstopic":[],"class_list":{"0":"post-21097","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-polda-aceh","8":"tag-pengancaman-pemerasan-ke-jaksa","9":"tag-penyidik-polda-aceh-serahkan-tersangka-kasus-manipulasi-akun-facebook"},"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21097","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=21097"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21097\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":21099,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21097\/revisions\/21099"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/21098"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=21097"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=21097"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=21097"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=21097"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}