{"id":20509,"date":"2024-12-03T15:12:28","date_gmt":"2024-12-03T08:12:28","guid":{"rendered":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/?p=20509"},"modified":"2024-12-03T15:16:52","modified_gmt":"2024-12-03T08:16:52","slug":"dukung-ketahanan-pangan-halaman-meuligoe-bupati-ditanami-jagung-manis","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/2024\/12\/03\/dukung-ketahanan-pangan-halaman-meuligoe-bupati-ditanami-jagung-manis\/","title":{"rendered":"Dukung Ketahanan Pangan, Halaman Meuligoe Bupati Ditanami Jagung Manis"},"content":{"rendered":"<p><strong>Dailymailindonesia.com, KOTA JANTHO &#8211;<\/strong> Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Besar terus menggaungkan tentang perlunya pemasyarakatan Gerakan Ketahanan Pangan (GKP) yang kini menjadi salah satu program utama Pemerintahan Prabowo Subianto.<\/p>\n<p>Kali ini, tekad itu dibuktikan dengan penanaman jagung di areal sekitar setengah hektar di halaman Meuligoe Bupati Aceh Besar, Kota Jantho, Senin (02\/12\/2024) petang tadi. \u201cIni bentuk langsung dari penegakan upaya ketahanan pangan, dengan memanfaatkan lahan tidur di pekarangan Meuligoe Bupati,\u201d ujar Penjabat (Pj) Bupati Aceh Besar, Muhammad Iswanto SSTP MM, sejenak usai melakukan penanaman perdana jagung manis (sweet corn) di pekarangan Meuligoe Bupati.<\/p>\n<p>Menurut Iswanto yang dalam kesempatan itu didampingi oleh Kadis Pertanian Aceh Besar, Jafar SP MSi, pemanfaatan lahan tidur termasuk pekarangan, dirasakan makin penting di era kondisi ekonomi yang masih fluktuatif saat ini.<\/p>\n<p>\u201cSetidaknya secara langsung akan meningkatkan ketahanan ekonomi keluarga, karena potensi keekonomian sweet corn juga tinggi,\u201d kata Iswanto yang diiyakan oleh Jafar SP MSi.<\/p>\n<p>Untuk itu Iswanto kembali mengimbau warga Aceh Besar memanfaatkan lahan tidur untuk meningkatkan ketahanan pangan. \u201cAkan terasa sia sia, jika lahan tidur tak dimanfaatkan, sementara dukungannya untuk kemandirian ekonomi rumahtangga sangat besar dan terbuka lebar. Untuk itu mari kita manfaatkan lahan tidur dan lahan pekarangan sebagai areal produktif yang menghasilkan kebutuhan rumah tangga dan penghasilan keekonomian,\u201d pungkas Iswanto.<\/p>\n<p>Sementara di bagian lain, Kadistan Aceh Besar, Jafar SP MSi mengungkapkan, potensi lahan tidur di Aceh Besar diperkirakan dalam jumlah puluhan ribu hektar. Khusus lahan tidur di areal perkebunan, bisa dimanfaatkan untuk budidaya komoditi tanaman tahunan, hortikultura hingga tanaman semusim lainnya.<\/p>\n<p>\u201cIni adalah sumber pendapatan dan ekonomi yang luar biasa. Kami dari Distan Aceh Besar siap untuk mendampingi secara teknis, agar proses budidaya berjalan lancar, terutama menyangkut akumulasi produksi,\u201d kata Jafar.<\/p>\n<p>Sweet corn di halaman Meuligoe Bupati Aceh Besar itu, ditanam dengan jarak tanam 20 x 40 cm. Diperkirakan, jagung itu akan dipanen pada Januari mendatang, dengan potensi hasil yang sangat menjanjikan.<\/p>\n<p>\u201cPenanaman hari ini terhitung sangat tepat, karena masih dalam musim penghujan. Bibit jagung yang baru ditanam sangat membutuhkan kecukupan air, jika tidak akan gagal tumbuh,\u201d pungkas Jafar dalam acara yang ikut dihadiri Imam Munandar STP Kabag Prokopim Setda Aceh Besar dan pejabat serta penyuluh Distan Aceh Besar.(**)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dailymailindonesia.com, KOTA JANTHO &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Besar terus menggaungkan tentang <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/2024\/12\/03\/dukung-ketahanan-pangan-halaman-meuligoe-bupati-ditanami-jagung-manis\/\" title=\"Dukung Ketahanan Pangan, Halaman Meuligoe Bupati Ditanami Jagung Manis\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":20510,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[58],"tags":[5317,5475],"newstopic":[],"class_list":{"0":"post-20509","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-aceh-besar","8":"tag-dukung-ketahanan-pangan","9":"tag-halaman-meuligoe-bupati-ditanami-jagung-manis"},"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20509","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=20509"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20509\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":20513,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20509\/revisions\/20513"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/20510"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=20509"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=20509"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=20509"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=20509"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}