{"id":20109,"date":"2024-11-26T08:05:42","date_gmt":"2024-11-26T01:05:42","guid":{"rendered":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/?p=20109"},"modified":"2024-11-26T08:05:42","modified_gmt":"2024-11-26T01:05:42","slug":"pria-bersenjata-mainan-ditangkap-usai-curi-emas-seorang-pns-di-lampulo","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/2024\/11\/26\/pria-bersenjata-mainan-ditangkap-usai-curi-emas-seorang-pns-di-lampulo\/","title":{"rendered":"Pria Bersenjata Mainan Ditangkap Usai Curi Emas Seorang PNS di Lampulo"},"content":{"rendered":"<p><strong>Dailymailindonesia.com, Banda Aceh<\/strong> &#8211; Warga asal kota Langsa berinisial AM (38), terpaksa berurusan dengan polisi atas kasus pencurian dengan kekerasan (curas) yang dilakukan pada 19 November 2024 lalu.<\/p>\n<p>Pelaku diketahui menggondol 12 mayam emas beserta uang tunai senilai Rp 6,3 juta milik seorang PNS bernama Aslinda (55), warga Gampong Lampulo, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh.<\/p>\n<p>Pelaku terbilang nekat. Selain membekap korban, ia juga menodong korban dengan menggunakan senjata mainan. Hal tersebut dilakukan lantaran aksinya ketahuan oleh korban.<\/p>\n<p>Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Fahmi Irwan Ramli melalui Kapolsek Kuta Alam, AKP Suriya menjelaskan, kasus ini terungkap setelah korban membuat laporan pasca kejadian.<\/p>\n<p>&#8220;Jadi korban melaporkan kejadian tersebut ke kita, dimana korban telah kehilangan emas 12 mayam serta uang tunai sebesar Rp 6,3 juta,&#8221; ujarnya, Senin (25\/11\/2024).<\/p>\n<p>Polisi yang mengetahui hal itu langsung melakukan penyelidikan serta olah TKP di rumah korban. Diketahui, pelaku beraksi dengan mencungkil rumah saat korban sedang beristirahat.<\/p>\n<p>&#8220;Pelaku ini beraksi dengan mencungkil jendela rumah korban, lalu masuk ke rumah dan mengambil tas korban berisi emas dan uang,&#8221; kata Suriya.<\/p>\n<p>&#8220;Saat beraksi, pelaku ketahuan oleh korban yang terbangun dari tidurnya, pelaku membekap mulut korban dan menodongkan senjata mainan ke arah korban,&#8221; sambungnya.<\/p>\n<p>Karena korban terus berusaha menjerit karena ketakutan, pelaku pun kabur dari pintu depan. Dari peristiwa inilah, polisi langsung memburu dan menangkap yang bersangkutan.<\/p>\n<p>Sementara itu, Kanit Reskrim, Aipda Anda Fajri menjelaskan, pelaku AM tertangkap tak jauh dari lokasi kejadian atau tepatnya dekat dengan rumah korban.<\/p>\n<p>&#8220;Pelaku kita tangkap berkat informasi dari masyarakat, barang bukti yang diambil belum sempat dijual dan dapat kita amankan, begitu juga dengan pistol mainan yang digunakan saat beraksi,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<p>Dari pengakuannya, AM kerap melihat korban menggunakan perhiasan emas dengan jumlah banyak. Apalagi, ia pun kerap mengintai korban yang diketahui hanya tinggal berdua dengan suaminya.<\/p>\n<p>&#8220;Jadi dengan kesempatan itulah pelaku beraksi, pelaku juga mengakui baru saja keluar dari penjara atas kasus yang sama,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>&#8220;Pelaku masih ditahan untuk diproses hukum lanjut, dia dijerat dengan Pasal 365 Jo 363 KUHPidana tentang pencurian dengan kekerasan,&#8221; pungkasnya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dailymailindonesia.com, Banda Aceh &#8211; Warga asal kota Langsa berinisial AM (38), terpaksa <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/2024\/11\/26\/pria-bersenjata-mainan-ditangkap-usai-curi-emas-seorang-pns-di-lampulo\/\" title=\"Pria Bersenjata Mainan Ditangkap Usai Curi Emas Seorang PNS di Lampulo\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":20110,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[67],"tags":[5357],"newstopic":[],"class_list":{"0":"post-20109","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-polresta-banda-aceh","8":"tag-pria-bersenjata-mainan-ditangkap-usai-curi-emas-seorang-pns-di-lampulo"},"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20109","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=20109"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20109\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":20111,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20109\/revisions\/20111"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/20110"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=20109"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=20109"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=20109"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=20109"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}