{"id":19913,"date":"2024-11-23T14:34:18","date_gmt":"2024-11-23T07:34:18","guid":{"rendered":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/?p=19913"},"modified":"2024-11-23T14:34:46","modified_gmt":"2024-11-23T07:34:46","slug":"ini-program-unggulan-bustami-hamzah-syeh-fadhil-untuk-membangun-aceh","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/2024\/11\/23\/ini-program-unggulan-bustami-hamzah-syeh-fadhil-untuk-membangun-aceh\/","title":{"rendered":"Ini Program Unggulan Bustami Hamzah &#8211; Syeh Fadhil untuk Membangun Aceh"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Dailymailindonesia.com, Banda Aceh &#8211;<\/strong> Hari Pilkada Aceh 2024 semakin dekat dan perhatian publik kini tertuju pada kandidat yang akan berlaga pada tanggal, 27 Nopember 2024.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dua pasangan calon gubernur Aceh yang akan memperebutkan suara yaitu pasangan Bustami Hamzah &#8211; Fadhil Rahmi dan pasangan Muzakir Manaf &#8211; Dek Fad.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Untuk saat ini, sosok Bustami Hamzah (Om Bus) digadang-gadang sebagai calon yang dinilai terkuat dan diprediksi akan memenangkan pertarungan pada 27 Nopember nanti.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebagai seorang birokrat yang terjun ke politik, Bustami tidak terlihat canggung. Pasalnya ia memiliki rekam jejak yang cukup berpengalaman dalam pemerintahan di Aceh.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Maka tak heran, kemampuan Bustami dan timnya menyusun program-program strategis untuk kepentingan membangun daerah dengan tujuan membuat rakyat Aceh hidup sejahtera.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lalu apa visi misinya untuk Aceh lima tahun kedepan serta program strategis apa saja yang ia tawarkan untuk membawa provinsi Serambi Mekkah ini ke arah yang lebih baik.?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut catatan, Bustami Hamzah (Om Bus).dan Fadhil Rahmi (syech Fadhil) memiliki visi untuk menjadikan Aceh sebagai provinsi yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan, dengan tetap menjaga kearifan lokal dan keanekaragaman budaya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ia percaya bahwa pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan adalah kunci untuk membawa Aceh ke arah yang lebih baik.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Oleh karena itu, ia berkomitmen antara lain memprioritaskan kesejahteraan masyarakat tanpa mengorbankan lingkungan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Untuk mencapai visinya, Om Bus bersama Syech Fadhil pun merumuskan beberapa misi utama seperti yang ia sampaikan dalam debat maupun yang ia utarakan kepada Acehstandar.com, Jumat (22\/11\/2024).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Program ataupun nisi tersebut antara lain; peningkatan Kesejahteraan masyarakat. Artinya ia memastikan masyarakat Aceh memiliki akses yang lebih baik terhadap pendidikan, bab kesehatan, dan lapangan kerja.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam misinya, Bustami Hamzah juga menempatkan pendidikan sebagai salah satu prioritas utama.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ia percaya bahwa pendidikan adalah kunci untuk menciptakan generasi yang lebih baik dan berdaya saing.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Peningkatan kualitas guru melalui pelatihan dan sertifikasi dan pengembangan sekolah berbasis teknologi untuk mendukung pembelajaran digital.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lebih lanjut kata Om Bus, Nah ini penting yaitu penguatan ekonomi lokal dengan mendorong pengembangan sektor-sektor ekonomi lokal seperti pertanian, perikanan, dan industri kreatif untuk meningkatkan pendapatan masyarakat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Untuk mencapai maksud tersebut ia akan meningkatkan kualitas jalan dan jembatan, terutama di wilayah pedalaman.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hal itu akan disertai dengan pembangunan Infrastruktur yang merata. Karena dengan mengembangkan infrastruktur di seluruh wilayah Aceh, termasuk daerah-daerah terpencil, akan mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan konektivitas antarwilayah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kemudian kata Om Bus, pelestarian lingkungan dengan mengedepankan prinsip pembangunan berkelanjutan dengan menjaga kelestarian hutan dan ekosistem di Aceh.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pemberdayaan masyarakat dengan memberikan ruang lebih besar bagi mereka untuk berpartisipasi dalam pembangunan, serta melindungi hak-hak mereka.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Nah, selain itu kita akan memperluas jaringan listrik dan air bersih ke daerah-daerah terpencil termasuk membangun fasilitas umum seperti pasar, Puskesmas (rumah sakit), dan sekolah di wilayah yang masih minim akses,&#8221; demikian Bustami Hamzah<br \/>\nmenjelaskan.(**)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dailymailindonesia.com, Banda Aceh &#8211; Hari Pilkada Aceh 2024 semakin dekat dan perhatian <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/2024\/11\/23\/ini-program-unggulan-bustami-hamzah-syeh-fadhil-untuk-membangun-aceh\/\" title=\"Ini Program Unggulan Bustami Hamzah &#8211; Syeh Fadhil untuk Membangun Aceh\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":19916,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[4148],"tags":[5292],"newstopic":[],"class_list":{"0":"post-19913","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-pilkada","8":"tag-ini-program-unggulan-bustami-hamzah-syeh-fadhil-untuk-membangun-aceh"},"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19913","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=19913"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19913\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":19918,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19913\/revisions\/19918"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/19916"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=19913"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=19913"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=19913"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=19913"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}