{"id":19561,"date":"2024-11-18T14:38:44","date_gmt":"2024-11-18T07:38:44","guid":{"rendered":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/?p=19561"},"modified":"2024-11-18T14:54:30","modified_gmt":"2024-11-18T07:54:30","slug":"uas-pemimpin-perempuan-boleh-jadi-walikota","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/2024\/11\/18\/uas-pemimpin-perempuan-boleh-jadi-walikota\/","title":{"rendered":"UAS: Pemimpin Perempuan Bisa Menjadi Walikota"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Banda Aceh &#8211;<\/strong> Dai kondang asal Riau, Ustadz Prof H Abdul Somad Batubara, Lc ,D.E.S.A., PhD. mengisi tabligh akbar yang diselenggarakan oleh Tim Panitia Pemenangan Illiza-Afdhal di Panggung PKA, Taman Sulthanah Safiatuddin, Kota Banda Aceh, Minggu (17\/11\/2024) malam.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">UAS tiba di lokasi ceramah bersama pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa\u2019aduddin Djamal-Afdhal Khalilullah tiba sekitar pukul 21.00 WIB.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kedatangan UAS dan Illiza-Afdhal disambut belasan ribuan warga Kota Banda Aceh yang sudah memadati arena PKA usai salat Magrib.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kehadiran UAS untuk sekian kalinya di Kota Banda Aceh dalam berbagai momentum selalu disambut antusias masyarakat. Meski begitu, kerinduan ribuan jamaah terhadapnya tidak dapat terbendung.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">UAS dalam ceramahnya mengatakan, Illiza Sa&#8217;aduddin Djamal harus didukung karena program-program kerja nya jelas, visi-misinya menjangkau generasi lima tahun kedepan yang disiapkan sejak sekarang. &#8220;Illiza memikirkan anak-anak kita untuk masa mendatang,&#8221; ujar Somad.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">UAS menuturkan, tidak ada halangan bagi setiap warga negara Indonesia untuk ikut pencalonan sebagai pemimpin daerah melalui pesta demokrasi atau Pilkada.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Kita tinggal di negara demokrasi bukan negara Islam. Adapun Islam melarang perempuan menjadi khalifah (amirul mukminin) yang kewenangannya mutlak seluruh dunia, sedangkan Walikota kekusaan tidak mutlak dan terbatas, maka boleh,&#8221; tambahnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Perempuan boleh menjadi kepala dinas, kepala polisi, kepala tentara, kepala kota [walikota], gubernur, bupati, boleh. Yang diharamkan itu adalah menjadi amirul mukminin atau seorang khalifah yang memimpin seluruh dunia dengan kekuasaan mutlak,&#8221; kata UAS.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tabligh Akbar tersebut dihadiri ribuan masyarakat Banda Aceh dan sekitarnya. Turut hadir pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa\u2019aduddin Djamal-Afdhal Khalilullah Mukhlis, serta para alumni Timur Tengah yang merupakan sahabat UAS.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(Rifan).<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Banda Aceh &#8211; Dai kondang asal Riau, Ustadz Prof H Abdul Somad <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/2024\/11\/18\/uas-pemimpin-perempuan-boleh-jadi-walikota\/\" title=\"UAS: Pemimpin Perempuan Bisa Menjadi Walikota\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":19562,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[4148],"tags":[5177],"newstopic":[],"class_list":{"0":"post-19561","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-pilkada","8":"tag-uas-pemimpin-perempuan-boleh-jadi-walikota"},"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19561","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=19561"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19561\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":19565,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19561\/revisions\/19565"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/19562"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=19561"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=19561"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=19561"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=19561"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}