{"id":17380,"date":"2024-10-13T13:53:49","date_gmt":"2024-10-13T06:53:49","guid":{"rendered":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/?p=17380"},"modified":"2024-10-13T13:55:49","modified_gmt":"2024-10-13T06:55:49","slug":"pj-gubernur-safrizal-kukuhkan-majelis-akreditasi-dayah-aceh","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/2024\/10\/13\/pj-gubernur-safrizal-kukuhkan-majelis-akreditasi-dayah-aceh\/","title":{"rendered":"Pj Gubernur Safrizal Kukuhkan Majelis Akreditasi Dayah Aceh"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Dailymailindonesia.com, BANDA ACEH &#8211;<\/strong> Penjabat Gubernur Aceh Dr H Safrizal ZA M Si, mengukuhkan Majelis Akreditasi Dayah Aceh periode 2024-2027, di Anjong Mon Mata komplek Meuligoe Gubernur Aceh, Sabtu (12\/10\/2024) malam.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Susunan personalia MADA periode 2024-2027 yang dikukuhkan oleh Pj Gubernur adalah Tgk Marbawi Yusuf (Ketua merangkap anggota) Teuku Zulkhairi (Wakil Ketua Merangkap anggota) Tgk Nazaruddin (Anggota) dan Tgk Aiyub Bardan (Anggota).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam sambutannya usai melantik MADA periode 2024-2027, mantan Pj Gubernur Kalimantan Selatan itu menjelaskan, MADA merupakan sebuah lembaga yang lahir dari semangat pelaksanaan Syariat Islam di Bumi Serambi Mekah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Majelis Akreditasi Dayah Aceh adalah seperangkat alat pelaksanaan Syariat Islam. Awal muasalnya dari pemberlakuan Syariat Islam di Aceh karena Undang-undang nomor 11 tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh, yang salah satunya mengamanatkan tentang penguatan pendidikan Islam,&#8221; ujar Gubernur.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lulusan terbaik STPDN angkatan pertama itu meyakini, MADa mampu berkilrah lebih baik dalam upaya menghadirkan dan memformulasikan dayah dan pendidikan dayah semakin baik di masa mendatang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Saya meyakini, Majelis Akreditasi Dayah Aceh dapat mengemban amanah ini dengan sebaik-baiknya sesuai dengan tugas pokok dan fungsi diberikan. Insya Allah, dengan niat yang mulia dan nawaitu yang baik, kita bisa mewujudkan cita-cita mewujudkan Negeri Aceh yang Baldhatun Thoyyibatun wa Rabbun Ghafur,&#8221; kata Safrizal.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Untuk diketahui bersama Majelis Akreditasi Dayah Aceh Periode 2024-2027 bertugas untuk Memimpin pelaksanaan Akreditasi Dayah, Melakukan koordinasi dengan instansi terkait yang menangani Akreditasi, Menetapkan kebijakan | pelaksanaan dan pengembangan sistem Akreditasi Dayah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selanjutnya, Menetapkan prosedur, mekanisme dan tahapan pelaksanaan Akreditasi Dayah, Memantau dan mengevaluasi tipelogi Dayah, Menindaklanjuti atas keberatan penetapan tipelogi Dayah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain itu, MADA periode 2024-2027 bertugas untuk Memberikan rekomendasi kepada Gubernur Aceh melalu Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh tentang Penetapan Hasil Akreditasi Dayah, dan Melakukan evaluasi dan| membuat laporan kerja tahunan kepada Gubernur Aceh melalui Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh. []<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dailymailindonesia.com, BANDA ACEH &#8211; Penjabat Gubernur Aceh Dr H Safrizal ZA M <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/2024\/10\/13\/pj-gubernur-safrizal-kukuhkan-majelis-akreditasi-dayah-aceh\/\" title=\"Pj Gubernur Safrizal Kukuhkan Majelis Akreditasi Dayah Aceh\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":17381,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[1320],"tags":[4464],"newstopic":[],"class_list":{"0":"post-17380","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-pemerintah-aceh","8":"tag-pj-gubernur-safrizal-kukuhkan-majelis-akreditasi-dayah-aceh"},"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17380","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=17380"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17380\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":17383,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17380\/revisions\/17383"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/17381"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=17380"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=17380"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=17380"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=17380"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}