{"id":17037,"date":"2024-10-08T12:32:08","date_gmt":"2024-10-08T05:32:08","guid":{"rendered":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/?p=17037"},"modified":"2024-10-08T12:32:08","modified_gmt":"2024-10-08T05:32:08","slug":"kapolres-aceh-utara-tinjau-lokasi-banjir-di-matangkuli-709-rumah-terendam-7-desa-terisolir","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/2024\/10\/08\/kapolres-aceh-utara-tinjau-lokasi-banjir-di-matangkuli-709-rumah-terendam-7-desa-terisolir\/","title":{"rendered":"Kapolres Aceh Utara Tinjau Lokasi Banjir di Matangkuli, 709 Rumah Terendam, 7 Desa Terisolir"},"content":{"rendered":"<p><strong>Dailymailindonesia.com &#8211; LHOKSUKON &#8211;<\/strong> Kapolres Aceh Utara, AKBP Nanang Indra Bakti, S.H., S.I.K., meninjau langsung lokasi banjir yang merendam sejumlah desa di Kecamatan Matangkuli, Aceh Utara, pada Selasa (8\/10\/2024).<\/p>\n<p>Dalam kunjungannya, Kapolres turut meninjau kondisi Mapolsek Matangkuli serta Asrama Polri yang ikut terendam air dengan ketinggian mencapai 30 cm.<\/p>\n<p>Dalam kunjungan tersebut, Kapolres AKBP Nanang Indra Bakti, S.H., S.I.K. memastikan kondisi masyarakat terdampak dan mengevaluasi sejauh mana dampak banjir terhadap infrastruktur kepolisian dan pelayanan publik.<\/p>\n<p>&#8220;Peninjauan ini dilakukan sebagai langkah awal untuk merumuskan tindakan preventif dan solutif yang dapat diambil oleh Kepolisian dalam mendukung penanganan bencana,&#8221; ujar Kapolres Aceh Utara melalui Kasi Humas Iptu Bambang.<\/p>\n<p>Menurut data yang dihimpun pihak Kepolisian, banjir kali ini telah merendam setidaknya 19 desa di wilayah Kecamatan Matangkuli. Sebanyak 709 rumah warga terendam, dan 7 desa di antaranya berada dalam status terisolir. Desa-desa yang terdampak isolasi tersebut meliputi Gampong Tanjong Haji Muda, Lawang, Siren, Meunye Pirak, Pante Pirak, Alue Thoe, dan Gampong Tumpok Barat.<\/p>\n<p>Selain menggenangi rumah warga, banjir ini juga merendam sekitar 370 hektar sawah yang tengah dalam masa tanam. Warga masyarakat sejauh ini masih bertahan di rumah masing-masing, meskipun kondisi air belum surut.<\/p>\n<p>Banjir juga mengganggu sejumlah fasilitas publik, seperti Mapolsek Matangkuli, Kantor Camat, Koramil, Puskesmas, serta beberapa fasilitas pendidikan di desa-desa yang terdampak.<\/p>\n<p>Sejumlah ruas jalan penghubung antar gampong pun tidak bisa lagi dilewati oleh kendaraan roda dua maupun roda empat. Untuk aktivitas sehari-hari, warga terpaksa menggunakan sampan tradisional sebagai transportasi alternatif, sementara jalan lain digunakan sebagai rute darurat.<br \/>\n(Muhazir)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dailymailindonesia.com &#8211; LHOKSUKON &#8211; Kapolres Aceh Utara, AKBP Nanang Indra Bakti, S.H., <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/2024\/10\/08\/kapolres-aceh-utara-tinjau-lokasi-banjir-di-matangkuli-709-rumah-terendam-7-desa-terisolir\/\" title=\"Kapolres Aceh Utara Tinjau Lokasi Banjir di Matangkuli, 709 Rumah Terendam, 7 Desa Terisolir\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":17038,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[3407],"tags":[4382,4381,4380],"newstopic":[],"class_list":{"0":"post-17037","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-polres-aceh-utara","8":"tag-7-desa-terisolir","9":"tag-709-rumah-terendam","10":"tag-kapolres-aceh-utara-tinjau-lokasi-banjir-di-matangkuli"},"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17037","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=17037"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17037\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":17039,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17037\/revisions\/17039"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/17038"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=17037"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=17037"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=17037"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=17037"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}