{"id":15559,"date":"2024-09-15T13:30:08","date_gmt":"2024-09-15T06:30:08","guid":{"rendered":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/?p=15559"},"modified":"2024-09-15T13:31:43","modified_gmt":"2024-09-15T06:31:43","slug":"pon-aceh-sumut-ke-xxi-koni-jabar-salut-biasanya-penonton-pacu-kuda-cuma-5-000-orang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/2024\/09\/15\/pon-aceh-sumut-ke-xxi-koni-jabar-salut-biasanya-penonton-pacu-kuda-cuma-5-000-orang\/","title":{"rendered":"PON Aceh Sumut ke XXI KONI Jabar: Salut Biasanya Penonton Pacu Kuda Cuma 5.000 Orang"},"content":{"rendered":"<p><strong>Takengon |<\/strong> Ratusan ribu pengunjung hadir menyaksikan Cabor Berkuda nomor Pacuan Kuda dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut.<\/p>\n<p>Kegiatan diselenggarakan selama Dua hari, yakni pada 11-12 September 2024 di Arena HM Hasan Gayo, Blang Bebangka, Pegasing, Aceh Tengah.<\/p>\n<p>Hadirnya puluhan ribu penonton ini membuat para kontingen yang berlomba terkesima, salah satunya datang dari official tim Jawa Barat.<\/p>\n<p>Penasihat KONI Jabar,\u00a0Bambang Heru mengutarakan\u00a0kekagumannya dengan animo masyarakat yang luar biasa tinggi untuk menyaksikan lomba kuda pacu ini.<\/p>\n<p>\u201cWah, luar biasa gak ada duanya Takengon. Saya dari kecil main kuda, tapi biasanya penontonnya 5 ribu orang, tetapi ini pasti diatas 100 ribu orang,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>&#8220;Ini jika udah selesai venue dan tribunnya, pasti jadi yang terbaik di Indonesia,\u201d ujar Heru lagi.<\/p>\n<p>Ia pun mengaku siap kembali lagi, membawa kontingen Jawa Barat beserta kudanya ke Takengon. Jika suatu saat daerah ini menggelar kejuaraan seperti Kejurnas, dengan adanya arena yang representatif.<\/p>\n<p>&#8220;Dengan kondisi arena dan antusias penonton seperti ini. Kami siap untuk kembali kesini lagi,&#8221; ucapnya.<\/p>\n<p>Decak kagum juga dirasakakan oleh Wahyu Wicaksono selaku pelatih berkuda kontingen DKI Jakarta.<\/p>\n<p>Dirinya berharap dengan antusias besar dari masyarakat ini, menjadikan olahraga berkuda ini semakin maju dan berkembang.<\/p>\n<p>\u201cLuar biasa penonton pada hari ini. Semoga pacuan tidak berhenti sampai disini. Namun, menjadi momentum, meningkatkan perekonomian masyarakat, dengan banyaknya pengunjung yang datang,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Kedepannya, Wahyu yakin dengan semangat ini bisa menjadikan Kota Takengon sebagai kota wisata dengan destinasi unggulannya adalah wisata berkuda.(*)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Takengon | Ratusan ribu pengunjung hadir menyaksikan Cabor Berkuda nomor Pacuan Kuda <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/2024\/09\/15\/pon-aceh-sumut-ke-xxi-koni-jabar-salut-biasanya-penonton-pacu-kuda-cuma-5-000-orang\/\" title=\"PON Aceh Sumut ke XXI KONI Jabar: Salut Biasanya Penonton Pacu Kuda Cuma 5.000 Orang\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":15560,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[3934],"tags":[3985],"newstopic":[],"class_list":{"0":"post-15559","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-advetorial","8":"tag-pon-aceh-sumut-ke-xxi-koni-jabar-salut-biasanya-penonton-pacu-kuda-cuma-5-000-orang"},"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15559","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=15559"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15559\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":15562,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15559\/revisions\/15562"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/15560"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=15559"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=15559"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=15559"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=15559"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}