{"id":1258,"date":"2023-11-24T08:31:02","date_gmt":"2023-11-24T01:31:02","guid":{"rendered":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/?p=1258"},"modified":"2023-11-24T08:31:02","modified_gmt":"2023-11-24T01:31:02","slug":"usai-gencatan-senjata-israel-mau-gempur-hamas-selama-dua-bulan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/2023\/11\/24\/usai-gencatan-senjata-israel-mau-gempur-hamas-selama-dua-bulan\/","title":{"rendered":"Usai Gencatan Senjata, Israel Mau Gempur Hamas Selama Dua Bulan"},"content":{"rendered":"<p dir=\"ltr\">\n<p><em>Setelah gencatan senjata berakhir, Pemerintah Israel ingin memberangus Hamas dalam dua bulan\u00a0<\/em><\/p>\n<p><strong>Dailymailindonesia.com, Jakarta &#8211;<\/strong> Pemerintah Israel menyatakan operasi militer melawan Hamas diperkirakan akan kembali dilanjutkan setidaknya dua bulan lagi. Perang dilanjut setelah gencatan senjata usai.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant menyebut gencatan senjata selama empat hari yang dimulai pada Jumat (24\/11) hanya sekadar jeda singkat. Setelah itu mereka akan menggempur Hamas.<\/p>\n<p>&#8220;Ini hanya akan jadi jeda singkat. Saat gencatan senjata berakhir, pertempuran akan berlanjut dengan lebih hebat dan berpotensi lebih banyak sandera. Perang diperkirakan berlangsung setidaknya dua bulan lagi,&#8221; ucapnya seperti diberitakan CNN.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Sementara itu, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan pertukaran sandera bukan berarti akhir dari peperangan melawan Hamas.<\/p>\n<p>&#8220;Kami akan melanjutkan tujuan perang kami terutama untuk memberantas Hamas,&#8221; kata Netanyahu mengutip CNN.<\/p>\n<p>Menurutnya, perdamaian antara Israel dengan Palestina dan Israel dengan negara-negara Arab tidak akan bisa tercipta jika Hamas belum dimusnahkan.<\/p>\n<p>Menurutnya, Hamas adalah kelompok pembunuh, sehingga harus diberangus demi perdamaian antara Israel dengan negara-negara Arab termasuk Palestina.<\/p>\n<p>&#8220;Tidak ada harapan perdamaian antara Israel dan Palestina dan antara Israel dengan negara-negara Arab jika kita tidak memberantas gerakan pembunuhan yang mengancam masa depan kita,&#8221; kata Netanyahu.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Konflik antara Israel dan Hamas akan berhenti sementara mulai Jumat pagi (24\/11) pukul 07.00 waktu setempat atas kesepakatan bersama yang dimediasi Qatar.<\/p>\n<p>Gencatan senjata akan berlangsung selama empat hari. Selama itu berlaku, kedua pihak sepakat melakukan pembebasan sandera.<\/p>\n<p>Organ militer Hamas, Brigade Ezzedine al-Qassam juga sudah mengumumkan hal tersebut. Mereka mengatakan aktivitas militer dihentikan oleh kedua belah pihak selama gencatan senjata berlangsung.<\/p>\n<p>&#8220;Gencatan senjata berlaku selama empat hari terhitung sejak Jumat Pagi. Disertai dengan penghentian seluruh aktivitas militer,&#8221; mengutip pernyataan Ezzedine al-Qassam seperti diberitakan AFP.<\/p>\n<p>Dalam kesepakatan gencatan senjata Israel-Hamas yang dimediasi Qatar, akan ada 50 dari total 240 sandera di Gaza yang bakal dibebaskan milisi Hamas. Sebagai balasan, Israel juga akan membebaskan 150 tahanan Palestina dari penjara Israel.<\/p>\n<p>(CNN\/bmw)<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Setelah gencatan senjata berakhir, Pemerintah Israel ingin memberangus Hamas dalam dua bulan\u00a0 <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/2023\/11\/24\/usai-gencatan-senjata-israel-mau-gempur-hamas-selama-dua-bulan\/\" title=\"Usai Gencatan Senjata, Israel Mau Gempur Hamas Selama Dua Bulan\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1259,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[2],"tags":[105,104],"newstopic":[99],"class_list":{"0":"post-1258","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-berita","8":"tag-israel-mau-gempur-hamas-selama-dua-bulan","9":"tag-usai-gencatan-senjata","10":"newstopic-berita-luar-negeri"},"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1258","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1258"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1258\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1260,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1258\/revisions\/1260"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1259"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1258"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1258"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1258"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=1258"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}