{"id":10312,"date":"2024-06-14T22:54:53","date_gmt":"2024-06-14T15:54:53","guid":{"rendered":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/?p=10312"},"modified":"2024-06-14T22:54:53","modified_gmt":"2024-06-14T15:54:53","slug":"dirreskrimum-polda-aceh-perlu-kerja-sama-semua-pihak-dalam-memberantas-judi-online","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/2024\/06\/14\/dirreskrimum-polda-aceh-perlu-kerja-sama-semua-pihak-dalam-memberantas-judi-online\/","title":{"rendered":"Dirreskrimum Polda Aceh: Perlu Kerja Sama Semua Pihak dalam Memberantas Judi Online"},"content":{"rendered":"<p><strong>Dailymailindonesia.com, Banda Aceh \u2014<\/strong> Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Aceh Kombes Ade Harianto mengimbau masyarakat, pemuda, dan pelajar agar tidak bermain dan terlibat judi baik yang dimainkan secara langsung maupun online.<\/p>\n<p>&#8220;Perjudian, khususnya yang dimainkan secara online jadi perhatian serius dalam beberapa tahun terakhir. Maraknya judi online di cafe-cafe atau warkop perlu menjadi perhatian semua pihak baik dari lingkungan keluarga, kampung, madrasah, sekolah, dan Dayah. Dampak negatif dari judi online sangat signifikan, di antaranya adalah timbulnya masalah keuangan, kecanduan, masalah sosial dan keluarga, serta memburuknya kesehatan mental,&#8221; kata Ade Harianto, dalam imbauannya, Jumat, 14 Juni 2024.<\/p>\n<p>Ade menjelaskan, judi online sangat mudah diakses melalui platform digital oleh pengguna gadget di manapun dan kapanpun. Hal ini tentunya menimbulkan dampak buruk bagi individu, keluarga, dan komunitas.<\/p>\n<p>\u201cJudi Online ini sangat mudah diakses melalui platform digital oleh pengguna gadget di manapun dan kapanpun, sehingga butuh pengawasan dan perhatian bersama,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Selama ini, lanjut Ade, pihaknya telah menangani sebanyak 74 kasus judi online dengan 119 tersangka. Mereka diancam hukuman uqubat ta\u2019zir paling banyak 12 kali cambuk atau denda paling banyak 120 gram emas murni atau penjara 12 bulan.<\/p>\n<p>Di samping itu, tambah Ade, Kapolda Aceh Irjen Achmad Kartiko telah memerintahkan jajarannya untuk melakukan langkah-langkah penegakan hukum yang lebih ketat terkait judi online. Selain itu, Kapolda juga memerintahkan jajaran untuk mengedukasi masyarakat tentang bahaya judi online.<\/p>\n<p>Ade berharap, adanya kerja sama antar lembaga pemerintah pusat, pemerintah daerah, masyarakat, serta stakeholder dalam memberantas judi online.<\/p>\n<p>\u201cKerja sama semua pihak baik di tingkat pusat maupun daerah sangat penting untuk mengatasi masalah ini secara efektif. Semua itu juga demi tegaknya syariat Islam di Aceh,&#8221; demikian, kata Ade Harianto.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dailymailindonesia.com, Banda Aceh \u2014 Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Aceh Kombes <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/2024\/06\/14\/dirreskrimum-polda-aceh-perlu-kerja-sama-semua-pihak-dalam-memberantas-judi-online\/\" title=\"Dirreskrimum Polda Aceh: Perlu Kerja Sama Semua Pihak dalam Memberantas Judi Online\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":10313,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[55],"tags":[2467],"newstopic":[],"class_list":{"0":"post-10312","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-polda-aceh","8":"tag-dirreskrimum-polda-aceh-perlu-kerja-sama-semua-pihak-dalam-memberantas-judi-online"},"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10312","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=10312"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10312\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":10314,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10312\/revisions\/10314"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/10313"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10312"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=10312"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=10312"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=10312"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}