{"id":1007,"date":"2023-11-19T12:50:09","date_gmt":"2023-11-19T05:50:09","guid":{"rendered":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/?p=1007"},"modified":"2023-11-19T12:52:21","modified_gmt":"2023-11-19T05:52:21","slug":"edy-rahmayadi-nyaris-dikeroyok-pendukung-persiraja","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/2023\/11\/19\/edy-rahmayadi-nyaris-dikeroyok-pendukung-persiraja\/","title":{"rendered":"Edy Rahmayadi Nyaris Dikeroyok Pendukung Persiraja"},"content":{"rendered":"<h1 dir=\"ltr\"><\/h1>\n<p dir=\"ltr\"><em>Persiraja Banda Aceh gagal meraih kemenangan usai ditahan imbang PSMS Medan 0-0, tadi malam, Sabtu (18\/11\/2023) di Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh.<\/em><\/p>\n<p dir=\"ltr\"><strong>Dailymailindonesia.com, Banda Aceh &#8211;<\/strong> Laga antara Persiraja melawan PSMS yang berakhir 0-0 di Stadion Harapan Bangsa Banda Aceh tadi malam, Sabtu (19\/11\/2023) sempat diwarnai keributan di luar stadion.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Bahkan mantan Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi nyaris dikeroyok oleh para penonton.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Saat itu, Edi yang sudah pulang, kembali ke Stadion Harapan Bangsa, karena mendapat kabar pemain PSMS yang dilempari botol.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Ia pun langsung marah mencari orang bertanggung jawab terhadap kondisi itu.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Ia sempat meminta pertanggungjawaban Manajemen Persiraja atas peristiwa yang dialami pemainnya.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Mantan Gubernur Sumatera Utara ini tampak berbicara dengan nada tinggi dengan beberapa orang di bagian depan stadion.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Sejumlah pendukung Persiraja yang saat itu memang sudah berkumpul di tempat itu, tersulut emosi melihat Edy marah-marah.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Mereka pun langsung melakukan dorong-dorongan sambil meneriaki ke arah Edy Rahmayadi.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Melihat kondisi tidak kondusif, polisi pun langsung mengamankan Edy Rahmayadi ke mobilnya untuk segera meninggalkan stadion.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Kekecewaan penonton dipicu oleh kepemimpinan wasit, Irfan Wahyu Wijanarko dan hakim garis Ahmad Maulana Rusnadi yang buruk, dengan menganulir gol Persiraja.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Karena laga itu disiarkan secara langsung, jadi penonton pun dapat melihat siaran ulang jika gol itu onside.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Kekecewaan diperparah oleh diberikannya kartu merah untuk gelandang Persiraja, Muammar. Sehingga mengundang sorak penonton.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Jelang menit-menit akhir, saat Persiraja sedang mengejar gol. Pemain PSMS justru memperlambat permainan.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Saat jelang akhir laga, ada momen saat tim medis yang masuk ke lapangan sambil berjalan untuk menghabiskan waktu.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Sehingga saat ia kembali memicu saling dorong dengan official Persiraja di depan Bench Lantak Laju.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Saat wasit meniupkan peluit akhir, penonton langsung melempar botol ke arah bench PSMS untuk meluapkan kekecewaannya. Sehingga pemain lawan berlindung ke tengah lapangan.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Melihat kondisi tidak kondusif, polisi pun langsung mengamankan Edy Rahmayadi ke mobilnya untuk segera meninggalkan stadion.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Kekecewaan penonton dipicu oleh kepemimpinan wasit, Irfan Wahyu Wijanarko dan hakim garis Ahmad Maulana Rusnadi yang buruk, dengan menganulir gol Persiraja.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Karena laga itu disiarkan secara langsung, jadi penonton pun dapat melihat siaran ulang jika gol itu onside.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Kekecewaan diperparah oleh diberikannya kartu merah untuk gelandang Persiraja, Muammar. Sehingga mengundang sorak penonton.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Jelang menit-menit akhir, saat Persiraja sedang mengejar gol. Pemain PSMS justru memperlambat permainan.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Saat jelang akhir laga, ada momen saat tim medis yang masuk ke lapangan sambil berjalan untuk menghabiskan waktu.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Sehingga saat ia kembali memicu saling dorong dengan official Persiraja di depan Bench Lantak Laju.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Saat wasit meniupkan peluit akhir, penonton langsung melempar botol ke arah bench PSMS untuk meluapkan kekecewaannya. Sehingga pemain lawan berlindung ke tengah lapangan.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Edy Rahmayadi awalnya langsung meninggalkan stadion saat peluit akhir ditiupkan wasit.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Namun di tengah perjalanan pulang, ia tiba-tiba kembali ke stadion mengetahui pemainnya tertahan di tengah lapangan.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Di stadion mengeluarkan amarah terhadap manajemen Persiraja. Bahkan ia mencari Manajer Persiraja mempertanyakan pertanggungjawaban atas kondisi itu. &#8220;Main bola ya main bola, pemain jangan diganggu,&#8221; teriak Edi.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Bahkan, ia sempat meluapkan kemarahan kepada jajaran Manajemen Persiraja. Melihat kemarahan Edi, sejumlah penonton yang memenuhi area depan stadion pun tersulut emosi.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Terpantau mereka berusaha mendorong polisi yang mengiringi Edy Rahmayadi sambil menyoraki purnawirawan jenderal tersebut.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Ratusan penonton yang marah atas sikap Edy berusaha mencapai tubuh Edy.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Persiraja Banda Aceh gagal meraih kemenangan usai ditahan imbang PSMS Medan 0-0, <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/2023\/11\/19\/edy-rahmayadi-nyaris-dikeroyok-pendukung-persiraja\/\" title=\"Edy Rahmayadi Nyaris Dikeroyok Pendukung Persiraja\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1008,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[2],"tags":[72],"newstopic":[73],"class_list":{"0":"post-1007","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-berita","8":"tag-olahraga","9":"newstopic-olahraga"},"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1007","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1007"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1007\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1009,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1007\/revisions\/1009"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1008"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1007"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1007"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1007"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailymailindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=1007"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}