Perumdam Tirta Mountala Perbaiki Pipa Bocor di Lambaro Samahani, Distribusi Air Terganggu Sementara

Aceh Besar8 Dilihat

ACEH BESAR – Pelanggan layanan air bersih di wilayah Desa Lambaro Samahani, Kecamatan Kuta Malaka, Kabupaten Aceh Besar, diminta untuk bersiap menghadapi gangguan distribusi air sementara. Hal ini menyusul adanya pekerjaan darurat perbaikan kebocoran pipa utama berdiameter 200 milimeter (Ø200 mm) yang dilakukan oleh Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Mountala Aceh Besar.

Informasi tersebut disampaikan melalui pengumuman resmi Perumdam Tirta Mountala yang menyebutkan bahwa pekerjaan darurat akan berlangsung pada Sabtu, 30 Mei 2026, mulai pukul 11.00 WIB hingga 23.30 WIB. Perbaikan dilakukan sebagai langkah cepat untuk mengatasi kebocoran pipa yang ditemukan di wilayah Desa Lambaro Samahani, Kuta Malaka.

Dalam keterangannya, Perumdam Tirta Mountala menjelaskan bahwa kebocoran pipa tersebut perlu segera ditangani guna mencegah dampak yang lebih luas terhadap sistem distribusi air bersih kepada pelanggan. Pipa berdiameter besar yang mengalami kebocoran dinilai sebagai bagian penting dari jaringan distribusi utama, sehingga proses perbaikannya harus dilakukan secara menyeluruh dan hati-hati agar pelayanan dapat kembali normal.

Akibat pekerjaan ini, pelanggan di wilayah Desa Lambaro Samahani diperkirakan akan mengalami gangguan aliran air atau penurunan tekanan distribusi selama proses perbaikan berlangsung. Pihak perusahaan memperkirakan pekerjaan teknis memakan waktu sekitar delapan jam, sementara proses normalisasi distribusi air diprediksi membutuhkan waktu hingga 1 x 24 jam setelah pengerjaan selesai.

Perumdam Tirta Mountala menegaskan bahwa tim teknis telah diterjunkan langsung ke lokasi guna memastikan proses perbaikan berjalan cepat dan efektif. Para petugas di lapangan disebut sedang bekerja maksimal agar gangguan pelayanan tidak berlangsung lebih lama dari estimasi yang telah ditetapkan.

“Petugas teknis telah diterjunkan ke lokasi dan berupaya menyelesaikan pekerjaan secepat mungkin agar pelayanan dapat kembali normal,” demikian informasi yang disampaikan pihak Perumdam dalam pengumuman tersebut.

Menyikapi kondisi ini, pelanggan yang terdampak diimbau untuk melakukan langkah antisipasi dengan menampung persediaan air secukupnya sebelum pengerjaan berlangsung. Imbauan tersebut dinilai penting mengingat kebutuhan air bersih tetap berjalan seperti biasa untuk keperluan rumah tangga, ibadah, memasak, hingga aktivitas sehari-hari lainnya.

Perumdam Tirta Mountala juga meminta masyarakat agar tetap bersabar dan memahami kondisi yang terjadi, mengingat pekerjaan dilakukan demi menjaga kualitas dan keberlanjutan pelayanan air bersih dalam jangka panjang. Menurut perusahaan, langkah perbaikan darurat merupakan bagian dari upaya menjaga keandalan jaringan distribusi sehingga potensi kebocoran maupun kehilangan air dapat diminimalkan.

Selain itu, masyarakat diharapkan tidak panik apabila aliran air mengecil atau bahkan terhenti sementara. Proses normalisasi jaringan membutuhkan waktu karena sistem distribusi harus kembali distabilkan secara bertahap setelah pekerjaan teknis selesai dilakukan.

Sebagai bentuk tanggung jawab pelayanan publik, Perumdam Tirta Mountala turut menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan selama proses perbaikan dan normalisasi distribusi air berlangsung.

Pelanggan diharapkan terus memantau informasi resmi yang disampaikan Perumdam Tirta Mountala melalui media sosial maupun layanan pengaduan pelanggan untuk mengetahui perkembangan terbaru terkait kondisi distribusi air di wilayah terdampak.(**)