BSI Aceh Gandeng Media Perkuat Literasi Ekonomi Syariah

Ekonomi19 Dilihat

BANDA ACEH – Komitmen memperkuat literasi ekonomi syariah di tengah masyarakat terus dilakukan PT Bank Syariah Indonesia (BSI) Region Aceh. Salah satunya melalui kegiatan Media Gathering bersama insan pers Aceh yang digelar di Landmark BSI Region Aceh, Rabu (13/5/2026).

Kegiatan tersebut menjadi ruang silaturahmi sekaligus forum diskusi antara dunia perbankan syariah dan media massa dalam membangun pemahaman yang lebih luas terkait perkembangan ekonomi syariah di Aceh. Acara itu dihadiri CEO BSI Region Aceh, Imsak Ramadhan, Ketua PWI Aceh Nasir Nurdin, perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wilayah Aceh, pimpinan media, serta sejumlah wartawan dari berbagai platform media di Aceh.

Dalam sambutannya, CEO BSI Region Aceh, Imsak Ramadhan, menegaskan bahwa media memiliki posisi yang sangat penting dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap ekonomi dan keuangan syariah. Menurutnya, perkembangan ekonomi syariah tidak hanya bergantung pada sektor perbankan, tetapi juga membutuhkan dukungan informasi yang edukatif dan mudah dipahami publik.

Ia mengatakan, wartawan dan media merupakan ujung tombak penyebaran informasi yang mampu membentuk cara pandang masyarakat terhadap sistem ekonomi syariah. Karena itu, peningkatan pemahaman insan pers mengenai konsep, produk, hingga perkembangan industri keuangan syariah menjadi langkah strategis dalam memperluas literasi masyarakat.

“Media adalah mitra penting bagi BSI dalam menyampaikan edukasi ekonomi syariah kepada masyarakat. Ketika wartawan memahami substansi ekonomi syariah secara baik, maka informasi yang disampaikan kepada publik juga akan semakin berkualitas, objektif, dan mudah diterima,” ujar Imsak Ramadhan.

Menurutnya, Aceh memiliki potensi besar menjadi salah satu daerah percontohan pengembangan ekonomi syariah nasional. Dengan penerapan sistem berbasis syariah, masyarakat Aceh dinilai memiliki kedekatan yang kuat terhadap konsep ekonomi yang berlandaskan prinsip-prinsip Islam.

Karena itu, BSI Region Aceh terus mendorong berbagai program edukasi dan kolaborasi lintas sektor agar pemahaman masyarakat terhadap layanan keuangan syariah semakin meningkat. Tidak hanya terkait perbankan, tetapi juga mencakup gaya hidup halal, penguatan UMKM syariah, hingga pengembangan ekosistem ekonomi syariah secara menyeluruh.

Sementara itu, Ketua PWI Aceh, Nasir Nurdin, memberikan apresiasi terhadap langkah BSI yang terus membuka ruang komunikasi dan kolaborasi bersama media. Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat penting untuk memperkaya wawasan wartawan, khususnya dalam memahami isu-isu ekonomi syariah yang terus berkembang.

Ia menilai, wartawan saat ini dituntut tidak hanya mampu menyampaikan informasi secara cepat, tetapi juga harus memahami substansi isu yang diberitakan agar mampu menghasilkan karya jurnalistik yang mendidik masyarakat.

“Ekonomi syariah kini menjadi salah satu isu strategis, terutama di Aceh. Karena itu, wartawan perlu terus meningkatkan kapasitas dan pemahaman agar informasi yang disampaikan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Nasir Nurdin.

Perwakilan OJK Wilayah Aceh dalam kesempatan itu juga menekankan pentingnya sinergi antara lembaga keuangan dan media dalam meningkatkan inklusi keuangan syariah. Media dinilai memiliki pengaruh besar dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap industri jasa keuangan syariah.

Selain menjadi ajang diskusi dan berbagi informasi, kegiatan Media Gathering tersebut juga berlangsung hangat dan interaktif. Para peserta berdiskusi mengenai perkembangan industri perbankan syariah, tantangan literasi keuangan, hingga peluang penguatan ekonomi syariah di Aceh pada masa mendatang.

Suasana penuh keakraban terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Dialog antara pihak BSI, wartawan, dan stakeholder lainnya mencerminkan semangat kolaborasi dalam mendukung pertumbuhan ekonomi syariah yang lebih inklusif, modern, dan berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, BSI Region Aceh berharap hubungan kemitraan dengan media dapat terus diperkuat sehingga edukasi mengenai ekonomi syariah dapat menjangkau lebih banyak lapisan masyarakat. Dengan sinergi yang baik antara perbankan, regulator, dan media, diharapkan literasi keuangan syariah di Aceh semakin meningkat dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih sehat dan berkeadilan.(**)