Banda Aceh – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Banda Aceh berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan. Upacara yang digelar di Halaman Kantor Gubernur Aceh tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, yang bertindak sebagai pembina upacara.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh berbagai unsur pemerintahan, termasuk Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Aceh, T. Adi Darma. Kehadiran para pejabat daerah, aparatur sipil negara, serta perwakilan instansi lainnya menunjukkan komitmen kuat Pemerintah Aceh dalam memajukan sektor pendidikan sebagai fondasi pembangunan daerah.
Dalam amanatnya, Fadhlullah menekankan bahwa pendidikan merupakan kunci utama dalam menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang unggul, berdaya saing, dan mampu menjawab tantangan global. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan Hardiknas bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi sebagai momentum refleksi dan aksi nyata dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Aceh.
“Pendidikan adalah investasi jangka panjang. Kemajuan Aceh ke depan sangat ditentukan oleh kualitas generasi mudanya hari ini,” ujar Fadhlullah di hadapan peserta upacara.
Sementara itu, T. Adi Darma menyampaikan bahwa sektor industri dan perdagangan juga sangat membutuhkan SDM yang terampil dan adaptif. Menurutnya, sinergi antara dunia pendidikan dan sektor industri harus terus diperkuat agar lulusan pendidikan mampu terserap di dunia kerja serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Upacara Hardiknas ini berlangsung tertib dengan diikuti oleh peserta dari berbagai kalangan, termasuk ASN, pelajar, dan unsur TNI/Polri. Nuansa nasionalisme terasa kuat melalui pengibaran bendera Merah Putih dan pembacaan teks Pancasila yang diikuti dengan penuh khidmat.
Peringatan Hardiknas 2026 di Aceh juga menjadi pengingat penting bahwa pembangunan tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada pembangunan manusia. Pemerintah Aceh terus berupaya menghadirkan kebijakan yang mendukung peningkatan kualitas pendidikan, mulai dari akses pendidikan yang merata hingga peningkatan kompetensi tenaga pendidik.
Dengan semangat Hardiknas, diharapkan seluruh elemen masyarakat dapat bersatu dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang inklusif, inovatif, dan berkelanjutan, demi mewujudkan Aceh yang lebih maju dan sejahtera.(**)








