Silaturahmi Tgk. Ahmada Pererat Ukhuwah dengan Ulama Dayah Babul Huda Aceh Jaya

Breakingnews7 Dilihat

CALANG – Upaya memperkuat hubungan antara umara dan ulama kembali ditunjukkan oleh Anggota DPD RI dapil Aceh, Tgk. Ahmada MZ, melalui kunjungan silaturahmi ke kediaman Abati Jalaluddin Basyah, pimpinan Dayah Babul Huda, yang berlokasi di Gampong Masi, Kecamatan Jaya, Kabupaten Aceh Jaya, pada Sabtu (25/04/2026).

Kunjungan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Tgk. Ahmada tampak berbincang santai dengan Abati Jalaluddin Basyah di ruang tamu yang juga menjadi perpustakaan pribadi, dipenuhi berbagai kitab dan literatur keislaman. Momen ini tidak hanya menjadi ajang temu kangen, tetapi juga sarana bertukar pikiran mengenai berbagai isu keummatan dan pembangunan daerah.

Dalam pertemuan itu, Tgk. Ahmada menegaskan pentingnya menjaga sinergi antara tokoh agama dan pemerintah dalam membangun Aceh yang lebih baik. Ia menyampaikan bahwa ulama memiliki peran strategis sebagai penjaga nilai-nilai moral dan spiritual masyarakat, sementara pemerintah berperan dalam menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada rakyat.

“Silaturahmi seperti ini bukan sekadar tradisi, tetapi menjadi fondasi dalam memperkuat persatuan dan kebersamaan. Kita membutuhkan nasihat dan doa dari para ulama agar setiap langkah pembangunan tetap berada di jalur yang benar,” ujar Tgk Ahmada.

Sementara itu, Abati Jalaluddin Basyah menyambut baik kunjungan tersebut dan mengapresiasi kepedulian Tgk. Ahmada terhadap kalangan dayah. Ia berharap komunikasi antara wakil rakyat dan ulama terus terjalin, sehingga aspirasi masyarakat, khususnya di lingkungan pendidikan dayah, dapat tersampaikan dengan baik.

Pertemuan ini juga menjadi simbol kuatnya hubungan emosional antara tokoh politik dan tokoh agama di Aceh. Di tengah dinamika sosial dan tantangan pembangunan, kolaborasi seperti ini dinilai mampu menjadi penyejuk sekaligus penguat nilai-nilai keislaman dalam kehidupan bermasyarakat.

Silaturahmi tersebut diakhiri dengan doa bersama, sebagai harapan agar Aceh senantiasa diberkahi, aman, dan terus berkembang menjadi daerah yang maju dengan tetap berpegang pada nilai-nilai syariat Islam.(**)