Aceh Utara – Momentum haul menjadi salah satu tradisi penting dalam kehidupan masyarakat Aceh sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa dan keteladanan para ulama. Dalam semangat tersebut, Anggota DPD RI/MPR RI Dapil Aceh periode 2024–2029, Teungku Ahmada MZ, menyampaikan ucapan selamat dan doa atas peringatan haul ke-5 almarhum Tgk. H. Ramli atau yang lebih dikenal sebagai Abu Babah Buloh.
Peringatan haul ke-5 ini dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 12 April 2026, dan menjadi momen refleksi bagi masyarakat, khususnya para santri serta alumni Dayah Nurul Islam Babah Buloh, Aceh Utara. Sosok Abu Babah Buloh dikenal luas sebagai ulama kharismatik yang telah memberikan kontribusi besar dalam pengembangan pendidikan Islam dan pembinaan akhlak umat di Aceh.
Dalam ucapan resminya, Tgk Ahmada menegaskan bahwa peringatan haul bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi juga sarana untuk mengenang, meneladani, serta melanjutkan perjuangan dakwah yang telah dirintis para ulama terdahulu. Menurutnya, nilai-nilai keilmuan, kesederhanaan, dan keteguhan dalam berdakwah yang diwariskan Abu Babah Buloh harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi muda.
“Almarhum Abu Babah Buloh merupakan sosok panutan yang telah mendedikasikan hidupnya untuk pendidikan dan syiar Islam. Kita semua memiliki tanggung jawab moral untuk melanjutkan perjuangan beliau,” ujar Tgk Ahmada.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat Aceh untuk menjadikan momentum haul ini sebagai ajang memperkuat ukhuwah Islamiyah serta memperdalam kecintaan terhadap ulama. Menurutnya, keberadaan ulama tidak hanya sebagai pendidik, tetapi juga sebagai penyejuk dan penuntun dalam kehidupan sosial masyarakat.
Selain itu, Tgk Ahmada turut mendoakan agar almarhum Tgk. H. Ramli mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT serta seluruh amal ibadahnya diterima. Ia juga berharap keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan ketabahan dan kekuatan.
Peringatan haul ke-5 ini diperkirakan akan dihadiri oleh berbagai kalangan, mulai dari tokoh agama, santri, alumni dayah, hingga masyarakat umum. Kegiatan haul biasanya diisi dengan pembacaan doa, tausiah, serta zikir bersama sebagai bentuk penghormatan dan doa kepada almarhum.
Dengan adanya peringatan ini, diharapkan semangat perjuangan dan nilai-nilai luhur yang diwariskan Abu Babah Buloh tetap hidup dan menjadi inspirasi bagi generasi masa kini dan mendatang dalam membangun masyarakat yang religius dan berakhlak mulia.(**)







