Banda Aceh – DPRK Banda Aceh kembali menggelar rapat Badan Musyawarah (Banmus) sebagai langkah strategis untuk memastikan arah kerja dewan berjalan lebih terukur, terjadwal, dan tepat sasaran. Rapat yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRK, Irwansyah ST, menjadi momentum penting dalam merumuskan agenda-agenda prioritas yang akan dijalankan dalam waktu ke depan.
Dalam rapat tersebut, Banmus membahas berbagai agenda strategis yang menjadi fokus utama lembaga legislatif. Mulai dari pembahasan qanun (peraturan daerah), pengawasan terhadap jalannya kebijakan pemerintah, hingga upaya menyerap dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat, Senin, 6 April 2026.
Seluruh agenda disusun secara sistematis agar setiap kebijakan yang dihasilkan tidak hanya bersifat formalitas, tetapi benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat Kota Banda Aceh.
Ketua DPRK, Irwansyah ST, menegaskan bahwa perencanaan yang matang menjadi kunci utama dalam menghasilkan kinerja dewan yang optimal. Menurutnya, melalui Banmus, setiap program kerja dapat dipetakan secara jelas, baik dari sisi waktu pelaksanaan maupun skala prioritasnya. Hal ini penting agar tidak terjadi tumpang tindih agenda serta memastikan seluruh tugas dan fungsi dewan berjalan efektif.
Ia juga menekankan bahwa DPRK memiliki tanggung jawab besar dalam mengawal pembangunan daerah. Oleh karena itu, sinergi antar alat kelengkapan dewan serta koordinasi dengan pihak eksekutif menjadi hal yang tidak bisa diabaikan. Dengan perencanaan yang terstruktur melalui Banmus, diharapkan setiap keputusan yang diambil mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara konkret.
Selain itu, Banmus juga menjadi wadah untuk menyelaraskan berbagai kepentingan dan program kerja lintas komisi. Dengan adanya forum ini, setiap usulan dapat dibahas secara komprehensif sebelum ditetapkan sebagai agenda resmi dewan. Hal ini mencerminkan komitmen DPRK Banda Aceh dalam menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan secara profesional dan akuntabel.
Rapat Banmus ini sekaligus menegaskan bahwa kinerja dewan yang baik selalu berawal dari perencanaan yang matang. Dengan langkah tersebut, DPRK Banda Aceh optimistis dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat serta mendorong pembangunan daerah yang lebih baik dan berkelanjutan.(**)






