Membanggakan RSUD Tgk Chik Ditiro Sigli Bertahan Paripurna, Isa Alima Apresiasi Prestasi Di Tengah Evaluasi RME Kemenkes

Daerah11 Dilihat

SIGLI – Di tengah gelombang evaluasi implementasi Rekam Medis Elektronik (RME) oleh Kementerian Kesehatan RI, RSUD Tgk Chik Ditiro Sigli mencatatkan prestasi membanggakan. Rumah sakit kebanggaan masyarakat Pidie ini berhasil mempertahankan status paripurna, sebuah capaian yang menjadi bukti komitmen terhadap mutu pelayanan kesehatan berkelanjutan.

Saat sejumlah rumah sakit di Aceh masih menghadapi berbagai catatan dalam evaluasi RME, RSUD Tgk Chik Ditiro Sigli justru tampil konsisten. Implementasi sistem digital kesehatan berjalan optimal, terstruktur, dan sesuai standar nasional, menunjukkan kesiapan menghadapi era transformasi layanan kesehatan berbasis teknologi.

Keberhasilan ini bukan hasil instan. Ia lahir dari kerja panjang yang disiplin, sinergi seluruh tim, serta kepemimpinan yang mampu menjaga arah di tengah perubahan. Sosok drg. Faisal bersama jajaran menjadi bagian penting dari capaian ini bekerja dalam senyap namun menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat.

Pemerhati Kebijakan Publik Aceh sekaligus Mantan Ketua Komisi C DPRK Pidie, Isa Alima, menyampaikan apresiasi penuh atas prestasi yang diraih tersebut. Menurutnya, capaian ini bukan sekadar masalah administratif melainkan cerminan kualitas layanan kesehatan daerah yang mampu memenuhi standar nasional.

“Prestasi yang ditoreh ini patut dan layak kita dukung serta apresiasi. Ini menjadi bukti bahwa dengan komitmen dan kerja kolektif, rumah sakit daerah mampu menunjukkan kualitas terbaiknya,” ujar Isa Alima.

Ia menambahkan, keberhasilan mempertahankan status paripurna di tengah evaluasi ketat menjadi indikator kuat bahwa RSUD Tgk Chik Ditiro Sigli serius membangun sistem pelayanan yang modern, transparan, dan berorientasi pada keselamatan pasien.

Lebih jauh, Isa Alima berharap capaian ini menjadi pemantik semangat bagi seluruh fasilitas kesehatan di Aceh untuk terus berbenah dan beradaptasi dengan tuntutan zaman.

“Transformasi digital di sektor kesehatan bukan lagi pilihan melainkan keharusan. Dan hari ini, kita melihat contoh nyata bahwa daerah mampu menjawab tantangan itu,” tambahnya.

Capaian ini bukan sekadar angka dalam laporan. Ia adalah cerita tentang dedikasi tenaga kesehatan yang bekerja tanpa sorotan, tentang sistem yang dibangun dengan kesungguhan, dan tentang harapan masyarakat yang dijaga dengan penuh tanggung jawab.

Kini, prestasi tersebut menjadi pijakan penting untuk melangkah lebih jauh. Sebab pelayanan kesehatan bukan hanya tentang hari ini tetapi masa depan, tentang bagaimana setiap nyawa dihargai dan setiap harapan dirawat dengan sepenuh hati.