Ternate – Menjelang peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62 tahun 2026, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Maluku Utara mulai melakukan berbagai persiapan matang. Salah satunya melalui rapat perdana pelaksanaan bazar produk hasil karya warga binaan yang digelar di Aula Gamalama Kanwil Ditjenpas Maluku Utara, Selasa (31/3/2026).
Rapat tersebut menjadi langkah awal dalam menyukseskan agenda pameran yang akan menampilkan beragam produk kreatif hasil karya warga binaan dari berbagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di wilayah Kota Ternate. Kegiatan ini juga merupakan tindak lanjut dari arahan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan agar seluruh UPT berpartisipasi aktif dalam memeriahkan HBP ke-62.
Mewakili Kepala Kantor Wilayah, Ketua Tim Pembinaan Samsudin Buton bersama Ketua Tim Pengamanan dan Intelijen (Pamintel) M. Nur Usman memimpin langsung jalannya rapat. Keduanya menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi antar UPT dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
Dalam rapat tersebut, hadir perwakilan dari sejumlah UPT Pemasyarakatan di Kota Ternate, di antaranya Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Ternate, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Ternate, Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) Ternate, Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Ternate, serta Balai Pemasyarakatan (Bapas) Ternate. Kehadiran mereka menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung pembinaan kemandirian warga binaan.
Salah satu poin penting yang dibahas adalah kewajiban setiap UPT untuk mengirimkan minimal lima produk unggulan hasil karya warga binaan. Produk-produk tersebut nantinya akan dipamerkan di stand-stand yang telah disiapkan, sehingga masyarakat dapat melihat langsung hasil pembinaan yang selama ini dilakukan di dalam lembaga pemasyarakatan.
Bazar ini tidak hanya menjadi ajang pameran, tetapi juga sebagai sarana untuk meningkatkan kepercayaan diri warga binaan serta membuka peluang ekonomi melalui pemasaran produk. Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu mengubah stigma negatif masyarakat terhadap warga binaan, dengan menunjukkan bahwa mereka juga memiliki keterampilan dan potensi yang dapat dikembangkan.
Meski demikian, sejumlah hal teknis terkait pelaksanaan bazar masih akan dibahas lebih lanjut dalam rapat lanjutan. Pihak Kanwil Ditjenpas Maluku Utara berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi dan kolaborasi antar seluruh pihak terkait agar kegiatan ini berjalan lancar dan sukses.
Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Maluku Utara, Said Mahdar, dalam laporannya menyampaikan harapan agar kegiatan bazar ini dapat menjadi momentum positif dalam mendukung program pembinaan kemandirian warga binaan serta memperkuat citra pemasyarakatan yang lebih humanis dan produktif.
Dengan persiapan yang terus dimatangkan, bazar produk hasil karya warga binaan dalam rangka HBP ke-62 di Maluku Utara diharapkan dapat menjadi salah satu kegiatan unggulan yang memberikan manfaat nyata, baik bagi warga binaan maupun masyarakat luas.(**)











