Bupati Aceh Besar Dorong Reformasi PDAM Tirta Mountala untuk Tingkatkan Layanan Air Bersih

Aceh Besar5 Dilihat

Aceh Besar – Pemerintah Kabupaten Aceh Besar terus menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya di sektor penyediaan air bersih yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat. Upaya tersebut ditegaskan langsung oleh Muharram Idris atau yang akrab disapa Syech Muharram, saat menghadiri kegiatan halal bihalal bersama jajaran direksi dan karyawan PDAM Tirta Mountala di kantor pusat perusahaan tersebut, Kamis (26/3).

Dalam suasana penuh keakraban pasca Hari Raya Idulfitri, Bupati memanfaatkan momentum tersebut untuk menyampaikan arahan strategis terkait pembenahan menyeluruh di tubuh PDAM Tirta Mountala. Ia menegaskan bahwa pelayanan air bersih bukan sekadar layanan biasa, melainkan hak dasar masyarakat yang harus dipenuhi secara maksimal, profesional, dan berkelanjutan.

Menurutnya, masih terdapat sejumlah aspek yang perlu mendapat perhatian serius, terutama dalam hal peningkatan kualitas pelayanan kepada pelanggan. Ia menginginkan agar PDAM mampu menghadirkan layanan yang lebih responsif, cepat tanggap terhadap keluhan masyarakat, serta memiliki standar kualitas yang semakin baik dari waktu ke waktu.

“Air bersih adalah kebutuhan utama masyarakat. Karena itu, PDAM harus benar-benar hadir sebagai solusi, bukan justru menjadi sumber keluhan,” ujar Syech Muharram dalam arahannya.

Selain menyoroti kualitas layanan, Bupati juga menekankan pentingnya pembenahan dari sisi internal perusahaan. Ia mengingatkan bahwa integritas manajemen menjadi kunci utama dalam membangun perusahaan daerah yang sehat dan dipercaya publik. Oleh karena itu, tata kelola perusahaan harus diperkuat dengan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan profesionalisme.

Lebih lanjut, ia menggarisbawahi perlunya efisiensi operasional, terutama dalam mengatasi persoalan klasik seperti kebocoran jaringan distribusi air. Kebocoran yang tidak tertangani dengan baik, menurutnya, tidak hanya merugikan perusahaan secara finansial, tetapi juga berdampak langsung pada kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Pengurangan tingkat kebocoran harus menjadi prioritas. Ini menyangkut efisiensi sekaligus kualitas distribusi air kepada pelanggan,” tegasnya.

Di samping itu, optimalisasi pendapatan perusahaan juga menjadi perhatian serius. Bupati menilai sistem penagihan yang belum berjalan maksimal harus segera dibenahi agar mampu meningkatkan pendapatan dan mendukung keberlanjutan operasional PDAM. Ia mendorong adanya inovasi dalam sistem administrasi dan penagihan agar lebih efektif, modern, dan akurat.

Dalam kesempatan tersebut, harapan besar juga disampaikan kepada Yusmadi selaku Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama PDAM Tirta Mountala. Bupati berharap di bawah kepemimpinannya, akan lahir perubahan nyata yang mampu membawa perusahaan ke arah yang lebih baik.

“Kita ingin ada perubahan signifikan, baik dari sisi kinerja internal maupun kualitas pelayanan kepada masyarakat. Ini menjadi tanggung jawab bersama,” ungkapnya.

Sebagai bentuk dukungan, Pemerintah Kabupaten Aceh Besar memastikan akan terus berada di belakang PDAM Tirta Mountala dalam setiap langkah pembenahan dan penguatan kelembagaan. Dukungan tersebut mencakup kebijakan, pengawasan, hingga fasilitasi yang diperlukan untuk mendorong PDAM menjadi perusahaan daerah yang mandiri dan profesional.

Dengan berbagai langkah strategis yang direncanakan, diharapkan PDAM Tirta Mountala mampu bertransformasi menjadi penyedia layanan air bersih yang andal, modern, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat. Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat Aceh Besar secara menyeluruh.(**)