Ketua DPRK Tinjau Jalan Rusak di Banda Aceh, Perbaikan Jadi Prioritas

Parlementaria12 Dilihat

Banda Aceh – Hari pertama kembali aktif pasca cuti bersama Idulfitri dimanfaatkan secara maksimal oleh Ketua DPRK Banda Aceh, Irwansyah, ST, dengan turun langsung ke lapangan meninjau kondisi infrastruktur jalan di sejumlah titik dalam kota, Rabu (25/3/2026). Kegiatan ini dilakukan bersama jajaran Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) sebagai bentuk komitmen terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik, khususnya di sektor infrastruktur.

Dalam peninjauan tersebut, Irwansyah menemukan sejumlah ruas jalan yang mengalami kerusakan, mulai dari berlubang hingga permukaan yang tidak rata, yang dinilai berpotensi mengganggu kenyamanan serta keselamatan pengguna jalan. Ia menegaskan bahwa kondisi ini menjadi pekerjaan rumah (PR) yang harus segera ditangani secara serius dan terencana.

Menurutnya, perbaikan infrastruktur jalan merupakan salah satu kebutuhan mendesak yang tidak bisa ditunda, mengingat jalan menjadi urat nadi aktivitas masyarakat. Oleh karena itu, ia mendorong agar Dinas PUPR segera melakukan langkah-langkah konkret, baik melalui perbaikan darurat maupun program peningkatan kualitas jalan secara bertahap.

Irwansyah juga menyampaikan bahwa sinergi antara legislatif dan eksekutif sangat penting dalam mewujudkan pembangunan kota yang berkelanjutan. Ia optimistis, di bawah kepemimpinan wali kota saat ini serta dukungan penuh dari DPRK periode sekarang, berbagai persoalan infrastruktur dapat diselesaikan secara bertahap.

“Ini menjadi perhatian kita bersama. InsyaAllah akan kita benahi terus secara bertahap. Harapannya, ke depan Banda Aceh semakin nyaman, indah, dan asri untuk masyarakat,” ujarnya.

Peninjauan ini sekaligus menjadi sinyal kuat bahwa pasca libur panjang, pemerintah dan DPRK langsung tancap gas dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. Langkah ini juga diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan publik terhadap keseriusan pemerintah dalam membenahi berbagai persoalan kota.

Dengan komitmen yang terus dijaga, pembangunan infrastruktur di Banda Aceh diharapkan tidak hanya memperbaiki kondisi fisik jalan, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan.(**)