Pastikan Kesiapan Operasional, Dandim 0101/KBA Pimpin Apel Pengecekan Personel Pasca Cuti Lebaran

Kodim 010115 Dilihat

Banda Aceh – Suasana khidmat menyelimuti halaman Makodim 0101/Kota Banda Aceh pada Rabu (25/3/2026). Seluruh prajurit dan Aparatur Sipil Negara (ASN) jajaran Kodim 0101/KBA berkumpul untuk mengikuti Apel Gelar Pengecekan Personel pasca kembali dari cuti Lebaran Idul Fitri 1447 H.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Komandan Kodim (Dandim) 0101/Kota Banda Aceh, Kolonel Inf Faurizal Noerdin, S.Sos., M.Sc. Apel ini bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan langkah krusial untuk memastikan seluruh kekuatan personel kembali lengkap dan siap menjalankan tugas kewilayahan setelah masa libur hari raya.

Dalam arahannya, Kolonel Inf Faurizal Noerdin menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota yang telah kembali tepat waktu dan menjaga keamanan diri serta keluarga selama masa mudik.

“Cuti adalah hak, namun kesiapan operasional satuan adalah kewajiban yang utama. Pengecekan ini memastikan bahwa kita semua kembali dalam keadaan sehat dan siap memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat di wilayah Kota Banda Aceh dan Aceh Besar,” tegas Dandim di hadapan peserta apel.

Pengecekan dilakukan secara mendalam, mencakup kehadiran fisik hingga kesiapan mental prajurit untuk kembali berbaur dengan masyarakat dalam tugas-tugas teritorial. Dandim juga menekankan pentingnya menjaga momentum Idul Fitri untuk mempererat silaturahmi internal satuan agar soliditas tetap terjaga.

Turut hadir mendampingi Dandim dalam kegiatan tersebut, Kasdim 0101/KBA Letkol Inf Mushin, S.Ag., M.A.P, Perwira Penghubung (Pabung) Kota Jantho Letkol Inf Antoni Zein, serta para perwira staf lainnya. Kehadiran unsur pimpinan secara lengkap ini menunjukkan komitmen kuat Kodim 0101/KBA dalam menjaga kedisiplinan di setiap level kepangkatan.

Dengan berakhirnya masa cuti lebaran ini, seluruh jajaran Kodim 0101/KBA dipastikan telah kembali ke pos masing-masing. Fokus utama saat ini adalah melanjutkan program-program kewilayahan dan pengamanan obyek vital guna menjamin situasi kamtibmas yang kondusif di ibu kota provinsi Aceh.