Panen Sayur di Lapas Sanana, Bukti Nyata Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Nasional8 Dilihat

SANANA – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sanana kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui kegiatan panen bayam merah dan sawi yang dilaksanakan pada Rabu (25/3/2026) pagi.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.30 hingga 10.00 WIT ini digelar di lahan pertanian milik Lapas Sanana dan melibatkan langsung warga binaan pemasyarakatan (WBP). Panen tersebut dipimpin oleh Kepala Sub Seksi Kegiatan Kerja (Kasubsi Giatja) sebagai bagian dari pembinaan kemandirian bagi WBP.

Suasana panen berlangsung penuh semangat. Para WBP tampak antusias memanen hasil pertanian yang telah mereka rawat sebelumnya. Bayam merah dan sawi yang dipanen terlihat segar dan berkualitas, menandakan keberhasilan pengelolaan lahan pertanian di lingkungan lapas.

Kepala Lapas Sanana, David Lekatompessy, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar panen biasa, melainkan bentuk nyata dari konsistensi pihak lapas dalam menjalankan program pembinaan berbasis kemandirian serta mendukung kebijakan nasional.

“Program pertanian ini menjadi bagian penting dalam pembinaan WBP, sekaligus kontribusi kami terhadap ketahanan pangan nasional. Selain itu, ini juga sejalan dengan program akselerasi dari Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan,” ujarnya.

Ia menambahkan, melalui kegiatan seperti ini, WBP tidak hanya menjalani masa pidana, tetapi juga dibekali keterampilan yang bermanfaat ketika kembali ke masyarakat. Program ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas serta menumbuhkan rasa tanggung jawab dan kemandirian para warga binaan.

Hasil panen dari lahan pertanian Lapas Sanana nantinya akan dimanfaatkan untuk kebutuhan internal serta berpotensi dikembangkan sebagai sumber pendukung ekonomi produktif.

Dengan adanya kegiatan ini, Lapas Sanana terus berupaya menjadi institusi pemasyarakatan yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat pembinaan, tetapi juga sebagai pusat pemberdayaan yang produktif dan berkontribusi positif bagi masyarakat.

Kegiatan panen ini selanjutnya akan dilaporkan kepada pimpinan sebagai bagian dari laporan atensi, sekaligus menjadi bahan evaluasi untuk pengembangan program ke depan.(**)