Tragedi Jelang Lebaran di Banda Aceh, Lima Nyawa Melayang dalam Tiga Kecelakaan

Banda Aceh – Suasana suka cita menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah di Banda Aceh berubah menjadi duka mendalam. Dalam kurun waktu menjelang malam takbiran hingga malam Lebaran, serangkaian kecelakaan lalu lintas merenggut lima nyawa di tiga lokasi berbeda di wilayah hukum Polresta Banda Aceh.

Kapolresta Banda Aceh melalui Kasat Lantas Kompol Mawardi mengungkapkan bahwa peristiwa tragis tersebut terjadi dalam waktu yang relatif berdekatan, mencerminkan masih rendahnya kesadaran sebagian pengguna jalan terhadap keselamatan berlalu lintas.

“Kecelakaan lalu lintas menjelang Idul Fitri ini terjadi di tiga titik berbeda dan menyebabkan lima orang meninggal dunia,” ujar Kompol Mawardi, Sabtu (21/3/2026).

Peristiwa pertama terjadi pada Kamis malam (19/3/2026) di Jalan Elang, Gampong Lampaloh, Banda Aceh. Korban bernama Rusdy (59), warga Ateuk Pahlawan, meninggal dunia setelah tertabrak sepeda motor saat hendak menyeberang jalan. Sepeda motor Yamaha Vino dengan nomor polisi BL 4993 AAB yang dikendarai oleh M Lailatul Fazri (25), warga Julok, Aceh Timur, diduga tidak memperhatikan kondisi di depannya hingga menabrak korban dan menyeretnya beberapa meter.

Tragedi kembali terjadi pada malam Lebaran, Jumat (20/3/2026), di Jalan Sultan Iskandar Muda, Gampong Punge Jurong, Banda Aceh. Seorang pejalan kaki lanjut usia, Suwardi Anwar (73), warga Sukaramai, meninggal dunia setelah ditabrak sepeda motor Honda Scoopy BL 5944 LAE yang dikendarai oleh remaja berinisial Sibral Malawi (17) dengan penumpang Fattah Almusilli (17). Kedua pengendara mengalami luka ringan dan harus menjalani perawatan di rumah sakit.

Sementara itu, kecelakaan paling fatal terjadi di Jalan Laksamana Malahayati, Gampong Ladong, Aceh Besar. Insiden ini melibatkan dua sepeda motor yang saling bertabrakan saat melintasi jalan menanjak. Diduga para pengendara tidak memperhatikan kondisi arus lalu lintas dari arah berlawanan.

Akibat kejadian tersebut, tiga orang meninggal dunia, yakni Ahmad Suhaili (16) yang mengendarai Honda Vario, bersama penumpangnya Ismuhada (19), serta Rahmatul Balia (24), pengendara Yamaha N-Max. Sementara satu penumpang lainnya, M. Aziz (22), mengalami luka ringan. Seluruh korban meninggal dunia sempat dilarikan ke RSUD Zainal Abidin Banda Aceh sebelum dinyatakan meninggal.

Kompol Mawardi menegaskan bahwa meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang Lebaran sering kali diiringi dengan meningkatnya angka kecelakaan lalu lintas. Oleh karena itu, pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dan disiplin dalam berkendara.

“Kami mengajak seluruh pengguna jalan untuk mematuhi aturan lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan, serta saling menghormati sesama pengguna jalan demi menjaga keamanan dan keselamatan bersama,” tegasnya.

Saat ini, seluruh kasus kecelakaan tersebut masih dalam penanganan Satlantas Polresta Banda Aceh guna penyelidikan lebih lanjut.

Peristiwa ini menjadi pengingat pahit bahwa euforia menyambut hari kemenangan tidak boleh mengabaikan aspek keselamatan. Kewaspadaan, kesabaran, dan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas menjadi kunci utama agar momen Lebaran tetap berjalan dengan aman dan penuh kebahagiaan.(**)