Pohon Tumbang di Jalan Bandara SIM, Pengendara Luka dan Motor Rusak

Aceh Besar10 Dilihat

Aceh Besar – Suasana pagi di kawasan Jalan Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM), tepatnya di Gampong Gani, Kecamatan Ingin Jaya, Kabupaten Aceh Besar, mendadak berubah mencekam setelah sebuah pohon besar tumbang dan menimpa seorang pengendara sepeda motor, Minggu (22/3/2026) sekitar pukul 07.40 WIB.

Peristiwa ini mengakibatkan satu orang warga mengalami luka-luka serta satu unit sepeda motor mengalami kerusakan. Korban diketahui bernama Bawi (27), warga Gampong Ateuk Jawo, yang saat itu sedang melintas di lokasi kejadian.

Menurut informasi yang dihimpun, pohon tersebut tiba-tiba roboh dan langsung menimpa korban yang tidak sempat menghindar. Akibatnya, Bawi mengalami luka lecet pada bagian wajah dan tangan. Meski demikian, korban dalam kondisi sadar saat dievakuasi oleh warga dan petugas yang datang ke lokasi.

Pusdalops BPBD Aceh Besar, Maswani, menyampaikan bahwa korban telah segera dievakuasi dan mendapatkan penanganan medis di klinik terdekat.

“Korban sudah dievakuasi dan mendapat penanganan medis,” ujarnya.

Ia menjelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi, pohon yang tumbang tersebut diduga sudah dalam kondisi mati. Struktur akar yang lapuk membuat pohon tidak lagi memiliki kekuatan untuk berdiri kokoh, sehingga mudah roboh, terutama saat terkena tekanan angin atau beban tertentu.

“Pohon tersebut sudah mati dan akarnya lapuk,” jelas Maswani.

Mendapatkan laporan dari aparat kepolisian setempat, tim Pemadam Kebakaran (Damkar) BPBD Aceh Besar Pos Induk Sibreh segera bergerak cepat menuju lokasi kejadian. Dengan membawa peralatan pemotong kayu berupa chainsaw, enam personel dikerahkan untuk melakukan penanganan.

Proses evakuasi berlangsung cukup cepat berkat koordinasi antara petugas BPBD, aparat kepolisian, dan masyarakat sekitar. Batang pohon yang sempat melintang di badan jalan dipotong dan dipindahkan secara bertahap agar tidak mengganggu arus lalu lintas.

Selama proses pembersihan berlangsung, arus kendaraan di jalur tersebut sempat mengalami hambatan. Namun, berkat kerja cepat petugas di lapangan, akses jalan kembali normal sekitar pukul 09.00 WIB setelah seluruh material pohon berhasil disingkirkan.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat dan pemerintah setempat akan perlunya pemeriksaan rutin terhadap pohon-pohon tua atau yang berpotensi tumbang, terutama yang berada di pinggir jalan utama. Langkah mitigasi seperti pemangkasan atau penebangan pohon yang sudah mati dinilai penting guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

Tidak hanya itu, masyarakat juga diimbau untuk lebih waspada saat berkendara, khususnya di kawasan yang banyak ditumbuhi pepohonan besar, terutama pada pagi hari atau saat kondisi cuaca tidak menentu.(**)