TNI Rampungkan Jembatan Bailey di Aceh Timur Jelang Lebaran

Kodam IM27 Dilihat

Aceh Timur – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, personel gabungan TNI dari Zidam Iskandar Muda, Yonif TP 853/Bawar Reje Bur, serta Kodim 0104/Aceh Timur berhasil merampungkan pembangunan jembatan Bailey di Desa Buket Bata, Kecamatan Pante Bidari, Kabupaten Aceh Timur, Senin (16/3/2026).

Pembangunan jembatan ini merupakan bentuk respons cepat TNI dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor pada November 2025 lalu. Bencana tersebut menyebabkan putusnya akses penghubung antar desa di Kecamatan Pante Bidari, sehingga menghambat mobilitas serta aktivitas ekonomi warga.

Jembatan Bailey yang dibangun memiliki tipe 3-1 dengan panjang sekitar 30 meter, terdiri dari 10 petak, dan menggunakan material modular dari Kementerian Pertahanan tahun 2026. Saat ini, pembangunan telah rampung 100 persen dan jembatan sudah siap difungsikan untuk mendukung aktivitas masyarakat.

Meski dikerjakan di tengah bulan suci Ramadhan, para prajurit TNI tetap menunjukkan dedikasi tinggi. Proses pembangunan dilakukan secara intensif, baik siang maupun malam hari, demi memastikan jembatan dapat digunakan sebelum Lebaran.

Kehadiran jembatan ini diharapkan mampu memperlancar kembali akses transportasi warga, mendorong aktivitas ekonomi, serta mempercepat pemulihan kondisi sosial masyarakat pascabencana.

Salah satu warga, Hasbi Salam, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas kerja keras TNI. Ia menyebutkan bahwa jembatan tersebut sangat vital bagi kehidupan masyarakat sehari-hari.

“Kami sangat berterima kasih kepada bapak-bapak TNI yang tetap bekerja tanpa kenal lelah, bahkan di bulan puasa. Jembatan ini sangat penting bagi kami,” ujarnya.

Menurutnya, keberadaan jembatan itu kini mempermudah akses warga ke desa tetangga maupun ke pusat kecamatan, termasuk dalam mendistribusikan hasil pertanian dan kebutuhan pokok.

Masyarakat pun berharap sinergi antara TNI dan rakyat terus terjaga, terutama dalam mendukung pembangunan serta penanggulangan bencana di wilayah Aceh Timur.(**)