Tgk Ahmada Hadiri Buka Puasa Bersama di Dayah Madinatuddiniyah, Perkuat Silaturahmi di Aceh Besar

Aceh Besar60 Dilihat

Aceh Besar – Suasana hangat dan penuh kebersamaan mewarnai kegiatan buka puasa bersama yang digelar di Dayah Madinatuddiniyah Darul Murtasyidi Al-Amiriyah, Gampong Kling Manyang, Kabupaten Aceh Besar. Kegiatan yang berlangsung pada 27 Ramadhan 1447 Hijriah ini menjadi momentum penting dalam mempererat tali silaturahmi antara tokoh masyarakat, ulama, serta para santri di penghujung bulan suci Ramadhan.

Acara tersebut turut dihadiri oleh anggota DPD RI Tgk Ahmada yang dikenal aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan keagamaan. Kehadirannya disambut hangat oleh pimpinan dayah, dewan guru, serta para santri yang telah menantikan momen kebersamaan ini. Dalam suasana yang penuh kekhidmatan, para tamu undangan tampak berbaur tanpa sekat, mencerminkan nilai kebersamaan yang menjadi esensi Ramadhan.

Kegiatan diawali dengan tausiah singkat yang mengajak seluruh hadirin untuk meningkatkan kualitas ibadah di sisa akhir Ramadhan. Dalam tausiah tersebut disampaikan pentingnya menjaga ukhuwah Islamiyah serta memperkuat kepedulian sosial terhadap sesama, terutama di tengah dinamika kehidupan masyarakat saat ini.

Menjelang waktu berbuka, suasana semakin terasa hangat. Hidangan sederhana yang disiapkan oleh pihak dayah menjadi simbol kebersamaan dan rasa syukur. Para santri, guru, dan tamu undangan duduk bersama menikmati hidangan berbuka puasa dengan penuh kebahagiaan.

Tidak hanya sekadar buka puasa bersama, kegiatan ini juga menjadi ajang mempererat hubungan antara tokoh masyarakat dengan lembaga pendidikan dayah sebagai pusat pembinaan generasi muda. Diharapkan, sinergi ini dapat terus terjalin demi menciptakan masyarakat yang religius, harmonis, dan berakhlak mulia.

Usai berbuka, kegiatan dilanjutkan dengan shalat Maghrib berjamaah yang semakin menambah kekhusyukan suasana. Para peserta pun berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan, tidak hanya di bulan Ramadhan, tetapi juga dalam berbagai kesempatan lainnya.

Momentum ini menjadi bukti bahwa nilai-nilai kebersamaan, kepedulian, dan persatuan masih terjaga kuat di tengah masyarakat Aceh, khususnya di lingkungan dayah yang menjadi benteng moral dan spiritual umat.(**)