Pidie – Kepedulian Tentara Nasional Indonesia (TNI) terhadap masyarakat kembali diwujudkan melalui aksi nyata di wilayah teritorial. Prajurit Kodim 0102/Pidie merehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik seorang lansia, Nek Syamsiah (70), warga Desa Blang Teungoh, Kecamatan Tangse, Kabupaten Pidie.
Saat ini, proses pembangunan rumah tersebut telah mencapai sekitar 95 persen dan telah memasuki tahap akhir atau finishing, Minggu (15/3/2026).
Program rehabilitasi rumah tersebut merupakan bagian dari pengabdian TNI kepada masyarakat, khususnya dalam membantu warga kurang mampu agar dapat memiliki tempat tinggal yang lebih layak, aman, dan nyaman untuk dihuni.
Sebelumnya, kondisi rumah milik Nek Syamsiah diketahui sangat memprihatinkan. Bangunan yang telah lama berdiri itu mengalami banyak kerusakan, mulai dari atap yang sudah lapuk hingga sering bocor saat hujan, serta dinding rumah yang mulai rapuh dan tidak lagi memberikan perlindungan yang memadai bagi penghuninya. Kondisi tersebut tentu sangat menyulitkan bagi Nek Syamsiah yang hidup seorang diri dengan keterbatasan ekonomi.
Melihat kondisi itu, Babinsa setempat melakukan pendataan terhadap rumah warga di wilayah binaannya. Setelah memastikan rumah tersebut sudah tidak layak dihuni, laporan kemudian disampaikan kepada komando atas sehingga rumah Nek Syamsiah dimasukkan dalam program rehabilitasi RTLH yang dilaksanakan oleh Kodim 0102/Pidie.
Proses pembangunan dilakukan secara gotong royong oleh prajurit TNI bersama masyarakat setempat. Semangat kebersamaan dan kepedulian sosial terlihat dalam setiap tahapan pengerjaan, mulai dari pembongkaran bagian rumah yang rusak hingga pembangunan kembali struktur rumah agar lebih kokoh dan layak ditempati.
Komandan Kodim 0102/Pidie, Letkol Inf Abdul Hadi, S.Sos., mengatakan kegiatan rehabilitasi rumah tidak layak huni ini merupakan bagian dari komitmen TNI dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat di wilayah binaan.
Menurutnya, TNI tidak hanya bertugas menjaga kedaulatan dan keutuhan wilayah negara, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral untuk hadir di tengah masyarakat serta memberikan kontribusi nyata dalam membantu berbagai persoalan sosial.
“Alhamdulillah progres pembangunan rumah Nek Syamsiah saat ini sudah mencapai sekitar 95 persen dan memasuki tahap finishing. Insya Allah dalam waktu dekat rumah ini sudah bisa ditempati sehingga beliau dapat merayakan Hari Raya Idul Fitri dengan lebih nyaman di rumah yang baru dan layak,” ujar Dandim.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga sejalan dengan arahan Komandan Korem 011/Lilawangsa agar seluruh satuan TNI di wilayah mampu hadir dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Melalui berbagai program pembinaan teritorial, termasuk rehabilitasi RTLH, TNI berupaya membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi warga yang benar-benar membutuhkan.
“Program ini merupakan bagian dari pengabdian TNI kepada rakyat. Kami berharap keberadaan TNI di tengah masyarakat dapat memberikan manfaat nyata serta membantu meringankan beban warga yang membutuhkan,” tambahnya.
Dandim juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial terhadap sesama, sehingga berbagai persoalan di lingkungan masyarakat dapat diselesaikan secara bersama-sama.
Sementara itu, Nek Syamsiah tidak dapat menyembunyikan rasa haru dan kebahagiaannya melihat rumahnya yang kini hampir selesai diperbaiki. Dengan mata berkaca-kaca, ia menyampaikan terima kasih kepada Dandim 0102/Pidie, Babinsa, serta seluruh prajurit TNI yang telah membantu memperbaiki rumahnya.
“Dulu rumah saya sangat memprihatinkan. Kalau hujan turun, atapnya bocor dan dindingnya sudah lapuk. Saya tidak pernah menyangka rumah ini bisa diperbaiki seperti sekarang,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, bantuan tersebut bermula ketika Babinsa datang melakukan pendataan kondisi rumah warga di desa tersebut. Setelah melihat kondisi rumahnya yang tidak layak huni, Babinsa kemudian melaporkan sehingga rumah tersebut mendapatkan bantuan rehabilitasi.
“Alhamdulillah setelah didata oleh Babinsa, rumah saya langsung diperbaiki. Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada bapak-bapak TNI yang sudah membantu,” tuturnya.
Bagi Nek Syamsiah, bantuan tersebut merupakan kebahagiaan yang tidak ternilai, terlebih proses pembangunan rumahnya hampir rampung di bulan suci Ramadan yang penuh berkah.
“Ini seperti mimpi bagi saya. Sudah lama saya berharap punya rumah yang layak dihuni. Kalau bukan karena bantuan TNI, mungkin sampai kapan pun rumah saya tidak akan bisa diperbaiki,” ucapnya penuh rasa syukur.
Program rehabilitasi RTLH yang dilaksanakan Kodim 0102/Pidie ini menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Melalui kegiatan tersebut, TNI terus menunjukkan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat dan membantu mengatasi kesulitan warga yang membutuhkan.(**)






