Safari Ramadan di LPP Ternate, Kakanwil Ditjenpas Malut dan Senator DPD RI Berbuka Puasa Bersama Warga Binaan

Nasional, News7 Dilihat

Ternate – Suasana penuh kebersamaan dan kehangatan mewarnai kegiatan Safari Ramadan yang digelar Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Maluku Utara di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) Kelas III Ternate, Senin (9/3/2026) petang. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus menumbuhkan nilai kepedulian sosial antara jajaran pemasyarakatan, tokoh masyarakat, dan warga binaan.

Kegiatan Safari Ramadan tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Maluku Utara, Said Mahdar, serta Senator DPD RI Hasby Yusuf. Turut hadir pula sejumlah pejabat Kanwil Ditjenpas Malut, Kepala LPP Kelas III Ternate, serta jajaran pegawai dan staf LPP Ternate.

Acara yang dimulai sekitar pukul 18.30 WIT itu diawali dengan suasana penuh keakraban antara para tamu undangan dengan warga binaan. Momentum Ramadan dimanfaatkan sebagai sarana memperkuat kebersamaan, berbagi kepedulian, serta memberikan motivasi kepada para warga binaan agar tetap menjalani masa pembinaan dengan penuh harapan dan semangat memperbaiki diri.

Dalam sambutannya, Kepala Kanwil Ditjenpas Maluku Utara, Said Mahdar, menyampaikan bahwa kegiatan buka puasa bersama memiliki makna yang sangat mendalam, tidak hanya sekadar menikmati hidangan setelah menahan lapar dan dahaga sepanjang hari, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan sosial dan spiritual.

Menurutnya, kebersamaan dalam momen Ramadan mampu membangun ikatan emosional yang kuat antara petugas pemasyarakatan dan warga binaan. Ia menegaskan bahwa nilai-nilai kebersamaan, kepedulian, dan keikhlasan merupakan bagian penting dalam proses pembinaan di lembaga pemasyarakatan.

“Buka puasa bersama bukan hanya tentang makan setelah berpuasa. Di dalamnya ada nilai kebersamaan, kepedulian, serta penguatan spiritual bagi kita semua, baik petugas maupun warga binaan,” ujar Said Mahdar.

Ia juga berharap kegiatan seperti ini dapat memberikan dorongan moral dan kesadaran spiritual bagi para warga binaan agar tetap menjalankan ibadah puasa dengan penuh keikhlasan meskipun sedang menjalani masa pembinaan di dalam lembaga pemasyarakatan.

Selain itu, Said Mahdar menegaskan bahwa lembaga pemasyarakatan tidak hanya berfungsi sebagai tempat menjalani hukuman, tetapi juga sebagai tempat pembinaan yang bertujuan membentuk pribadi yang lebih baik sehingga para warga binaan dapat kembali ke tengah masyarakat dengan perubahan positif.

Sementara itu, Senator DPD RI Hasby Yusuf dalam arahannya mengajak seluruh warga binaan untuk selalu bersyukur atas kehidupan yang dijalani saat ini. Menurutnya, rasa syukur merupakan kunci utama untuk menjalani kehidupan yang lebih baik dan bermakna.

Ia juga memberikan motivasi kepada para warga binaan agar tidak kehilangan harapan dan tetap memanfaatkan waktu selama menjalani pembinaan untuk memperbaiki diri.

“Rasa syukur adalah kunci bagi setiap orang untuk menjalani kehidupan yang lebih baik. Dengan bersyukur, kita akan mampu melihat setiap ujian sebagai kesempatan untuk memperbaiki diri dan menjadi pribadi yang lebih kuat,” ujar Hasby Yusuf.

Kehadiran Senator DPD RI dalam kegiatan tersebut juga menjadi bentuk perhatian dan kepedulian terhadap proses pembinaan di lembaga pemasyarakatan, khususnya di wilayah Maluku Utara.

Usai berbuka puasa bersama, kegiatan dilanjutkan dengan pelaksanaan shalat Maghrib berjamaah di Masjid LPP Kelas III Ternate. Shalat berjamaah tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kanwil Ditjenpas Maluku Utara, Said Mahdar, bersama para pegawai dan warga binaan.

Momen ibadah bersama tersebut semakin menambah kekhusyukan suasana Ramadan di lingkungan LPP Ternate. Kebersamaan antara petugas dan warga binaan terlihat begitu hangat, mencerminkan semangat pembinaan yang mengedepankan nilai kemanusiaan, spiritualitas, serta kebersamaan.

Melalui kegiatan Safari Ramadan ini, Kanwil Ditjenpas Maluku Utara berharap dapat terus memperkuat pendekatan pembinaan yang humanis, sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di lingkungan pemasyarakatan.

Kegiatan tersebut juga menjadi bukti bahwa Ramadan tidak hanya menjadi waktu untuk meningkatkan ibadah, tetapi juga menjadi momentum mempererat hubungan antarsesama, menumbuhkan rasa empati, serta membangun harapan baru bagi para warga binaan untuk menjalani kehidupan yang lebih baik di masa depan.(**)