Banda Aceh — SMA Negeri 13 Banda Aceh menggelar kegiatan buka puasa bersama sebagai bagian dari rangkaian pembelajaran bulan Ramadhan 1447 Hijriah tahun 2026. Kegiatan yang mengusung tema “Berbagi dan Meningkatkan Nilai Ukhuwah serta Kebersamaan Antar Siswa” itu berlangsung pada Sabtu sore, 7 Maret 2026 di lingkungan SMAN 13 Banda Aceh.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh komite sekolah, pengawas sekolah, para guru, serta seluruh siswa kelas X, XI, dan XII. Acara ini merupakan implementasi pembelajaran Ramadhan yang mengacu pada surat edaran Kepala Dinas Pendidikan Aceh tentang penguatan karakter siswa selama bulan suci.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SMAN 13 Banda Aceh, Dini Milia, S.Si., M.Pd, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pembelajaran selama Ramadhan tidak hanya menitikberatkan pada aspek akademik, tetapi juga pada penguatan nilai-nilai karakter.
“Pembelajaran Ramadhan memuat penguatan nilai keimanan, ketakwaan, akhlak mulia, kepemimpinan, serta kepedulian sosial,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran para siswa yang mengikuti kegiatan tersebut.
“Selamat datang kami ucapkan kepada anak-anak kami dari kelas X, XI, dan XII. Kami sangat bahagia karena kalian dapat hadir bersama dalam kegiatan ini,” katanya.
Menurutnya, pada sesi pertama kegiatan ini para siswa mengikuti rangkaian pembelajaran dan pengembangan yang telah dirancang oleh sekolah selama kurang lebih satu jam. Program tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus pembinaan karakter siswa.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari persiapan siswa menghadapi try out dan Tes Kemampuan Akademik (TKA) maupun UTBK. Para pembimbing akan memberikan pendampingan guna meningkatkan kemampuan akademik siswa.
Sejumlah siswa yang menunjukkan capaian baik dalam TKA dan try out UTBK juga mendapat apresiasi dari pihak sekolah. Untuk kategori TKA, siswa yang memperoleh hasil baik yakni Muhammad Fahri Al Fata (XII-1) dan Alil Munanda (XII-2). Sementara pada try out UTBK, siswa yang meraih hasil terbaik yakni Abdullah Zacky (XII-1), Ayu Aprillia (XII-1), dan Talitha Mutiara Cinta (XII-1).
“Berdasarkan hasil kemampuan nilai TKA yang kita lihat, alhamdulillah sudah ada siswa yang memperoleh nilai di atas 60. Oleh karena itu, sekolah akan memberikan reward sebagai bentuk apresiasi dan motivasi bagi siswa yang berprestasi,” jelas Dini.
Dalam kesempatan tersebut, ceramah singkat juga disampaikan oleh Ustaz H. Ahmad Rijal, Lc., MA, yang mengingatkan para siswa tentang pentingnya Al-Qur’an dan menuntut ilmu.
Ia menegaskan bahwa Allah SWT telah menjanjikan kedudukan yang tinggi bagi orang-orang yang beriman dan berilmu.
“Allah akan meninggikan derajat orang-orang yang beriman dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan. Karena itu, jika kita ingin menjadi hamba yang mulia di sisi Allah, maka kita harus dekat dengan Al-Qur’an, mempelajarinya, membacanya, dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Ia juga berbagi pengalaman tentang proses belajar Al-Qur’an yang dimulai dari hal-hal sederhana di masjid bersama para guru dan para syekh.
Menurutnya, kesungguhan dalam mempelajari Al-Qur’an telah mengantarkan banyak orang menjadi ulama, ustaz, bahkan tokoh penting di masyarakat.
Selain itu, ia mengingatkan para siswa bahwa di era modern saat ini akses terhadap ilmu pengetahuan semakin mudah melalui teknologi dan berbagai sumber informasi digital.
“Sekarang ilmu dapat diakses dengan mudah melalui gadget. Bahkan ada teknologi seperti ChatGPT yang dapat membantu mencari informasi. Namun jika dengan semua kemudahan itu kita masih malas belajar, maka kita akan menjadi orang yang tertinggal,” katanya.
Ia berharap para siswa dapat menjadi generasi yang cerdas, rajin belajar, serta tetap berpegang teguh pada nilai-nilai agama.
Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama dan buka puasa bersama dalam suasana penuh kebersamaan. Momentum tersebut diharapkan dapat mempererat ukhuwah sekaligus memperkuat nilai-nilai keimanan di kalangan siswa SMAN 13 Banda Aceh.



