ACEH BESAR – Suasana penuh kebersamaan dan kehangatan terasa di Gampong Cot Peutano, Kecamatan Kuta Baro, Kabupaten Aceh Besar, saat ratusan warga berkumpul untuk mengikuti kegiatan buka puasa bersama yang turut dihadiri anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Abu Ahmada, pada Minggu (8/3/2026).
Kegiatan yang berlangsung di halaman meunasah gampong tersebut menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan antara masyarakat dan para tokoh yang hadir. Selain dihadiri oleh Abu Ahmada, acara ini juga diikuti oleh Geusyik Gampong, Imum Gampong, tokoh masyarakat, pemuda, serta warga dari berbagai kalangan yang datang dengan penuh antusias.
Sejak sore hari, masyarakat sudah mulai berdatangan ke lokasi kegiatan. Halaman meunasah yang biasanya menjadi pusat aktivitas keagamaan warga tampak lebih ramai dari biasanya. Warga terlihat duduk berkelompok di atas tikar yang dibentangkan di bawah pepohonan, sembari menunggu waktu berbuka puasa.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang berbuka puasa bersama, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antarwarga. Anak-anak terlihat bermain dan bercengkerama di sekitar lokasi, sementara para pemuda membantu menata tempat duduk serta mempersiapkan berbagai kebutuhan acara.
Di sisi lain, para ibu tampak sibuk menyiapkan berbagai hidangan berbuka yang telah dimasak secara gotong royong oleh warga gampong. Beragam sajian khas tersaji di atas nampan, mulai dari aneka kue tradisional Aceh, buah-buahan segar, hingga minuman manis yang menjadi hidangan pembuka saat waktu berbuka tiba.
Kebersamaan warga semakin terasa ketika Abu Ahmada tiba di lokasi kegiatan. Tanpa suasana formal yang berlebihan, ia langsung menyapa masyarakat yang telah menunggu sejak sore. Ia kemudian duduk bersama warga di atas tikar, berbincang santai dengan tokoh masyarakat, serta menyempatkan diri menyapa anak-anak dan pemuda yang hadir.
Kehadiran seorang anggota DPD RI di tengah kegiatan sederhana masyarakat gampong memberikan kesan tersendiri bagi warga Cot Peutano. Banyak warga merasa senang dan bangga karena seorang wakil rakyat dapat hadir langsung dan berbaur bersama masyarakat tanpa sekat.
Sepanjang kegiatan berlangsung, Abu Ahmada tampak menikmati suasana kebersamaan tersebut. Ia mendengarkan berbagai cerita dari warga, mulai dari kehidupan sehari-hari hingga harapan mereka terhadap pembangunan daerah.
Menjelang waktu berbuka puasa, suasana di halaman meunasah semakin ramai. Warga yang hadir duduk berkelompok sambil menunggu kumandang azan Magrib. Anak-anak mulai mendekati hidangan yang telah disiapkan, sementara orang dewasa terlihat berbincang santai sambil menikmati suasana sore di bulan suci Ramadhan.
Saat azan Magrib berkumandang, seluruh warga yang hadir secara bersama-sama menikmati hidangan berbuka puasa. Suasana sederhana namun penuh kehangatan itu mencerminkan kuatnya nilai kebersamaan yang masih terjaga dalam kehidupan masyarakat gampong.
Tidak ada perbedaan antara tokoh masyarakat, pemimpin, maupun warga biasa dalam kegiatan tersebut. Semua duduk berdampingan menikmati hidangan berbuka dengan penuh rasa syukur.
Bagi masyarakat Cot Peutano, kegiatan seperti ini memiliki makna yang sangat penting. Selain mempererat hubungan sosial antarwarga, kegiatan buka puasa bersama juga menjadi ruang komunikasi yang efektif antara masyarakat dan para tokoh yang hadir.
Dalam suasana santai dan penuh kekeluargaan, warga dapat menyampaikan berbagai aspirasi, harapan, maupun cerita mengenai kehidupan mereka di gampong. Hal ini menjadikan kegiatan berbuka puasa bersama bukan hanya sekadar kegiatan makan bersama, tetapi juga menjadi wadah memperkuat hubungan antara masyarakat dan pemimpin.
Masyarakat berharap kegiatan kebersamaan seperti ini dapat terus dilaksanakan di masa mendatang. Mereka menilai bahwa momen-momen sederhana seperti buka puasa bersama mampu memperkuat solidaritas, mempererat persaudaraan, serta menjaga keharmonisan kehidupan bermasyarakat.
Semangat gotong royong yang ditunjukkan warga dalam mempersiapkan kegiatan tersebut juga menjadi gambaran kuatnya nilai kebersamaan yang masih terjaga di tengah masyarakat Aceh. Mulai dari menata tempat, menyiapkan hidangan, hingga menyambut tamu yang hadir, semuanya dilakukan secara sukarela oleh warga.
Bagi masyarakat Gampong Cot Peutano, bulan Ramadhan tidak hanya menjadi waktu untuk menjalankan ibadah puasa, tetapi juga menjadi momentum memperkuat silaturahmi, mempererat persaudaraan, serta menumbuhkan kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat.
Kegiatan buka puasa bersama di halaman Meunasah Gampong Cot Peutano ini pun menjadi bukti nyata bahwa nilai-nilai kebersamaan masih menjadi fondasi kuat dalam kehidupan masyarakat Aceh hingga saat ini.(**)






